Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Workshop Festival Film Dokumenter Pelajar SMP Kukar 2025 Resmi Ditutup

323
×

Workshop Festival Film Dokumenter Pelajar SMP Kukar 2025 Resmi Ditutup

Share this article
Penutupan Workshop Festival Film Dokumenter Pelajar SMP Kukar 2025. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Penutupan Workshop Festival Film Dokumenter Pelajar SMP Kukar 2025. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Workshop Festival Film Dokumenter jenjang pelajar SMP se-Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2025 resmi ditutup. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar berlangsung selama dua hari, sejak 6 hingga 7 Oktober 2025, di Gedung Serbaguna Disdikbud Kukar pada Selasa (7/10/2025).

Penutupan workshop turut dihadiri perwakilan dari Kementerian Kebudayaan RI, Ita Yulita. Ia mengaku antusias menyaksikan kegiatan yang menyasar siswa SMP ini. Menurutnya, antusiasme para pelajar yang mengikuti workshop selama dua hari penuh merupakan prestasi tersendiri.

perwakilan Kementerian Kebudayaan RI, Ita Yulita menyampaikan, anak SMP itu kan masih labil, tapi bisa duduk belajar serius dua hari di sini dengan antusias, itu luar biasa. Saya pikir kegiatan ini sangat tepat, apalagi ini inisiatif dari Disdikbud Kukar khususnya bidang kebudayaan. Ini langkah bagus dalam memajukan pendidikan dan kebudayaan.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini bisa menjadi pemicu lahirnya talenta-talenta muda di bidang seni dan kebudayaan. Bahkan menurutnya, tidak menutup kemungkinan karya dari pelajar SMP di Kukar bisa berkembang hingga ke tingkat nasional melalui manajemen talenta nasional.

“Kementerian Kebudayaan memiliki program manajemen talenta nasional. Jadi bisa saja dari sini menjadi langkah awal, dari tingkat kabupaten, lalu ke provinsi, hingga ke tingkat nasional. Mengapa tidak? Talenta anak-anak kita harus diberi ruang untuk berkembang,” tambah Ita.

pak pujiantto

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menjelaskan bahwa tujuan workshop ini adalah memberi pemahaman kepada para pelajar tentang proses pembuatan film dokumenter. Mulai dari tahap perencanaan, pengambilan gambar, hingga proses penyelesaian karya.

“Ini menjadi acuan bagi para sineas muda kita, khususnya SMP, bagaimana tata cara membuat film pendek dari awal hingga akhir. Apalagi sesuai tupoksi kami, fokusnya tetap pada kebudayaan. Jadi tema dan judul yang diangkat diarahkan pada kebudayaan kita, sejalan dengan momen hari lahir Sultan Salehuddin II,” jelas Puji.

Ia mengatakan, kegiatan ini tidak berhenti pada workshop saja. Sebagai tindak lanjut, para pelajar peserta workshop akan diberi waktu satu minggu untuk membuat film pendek. Setelah itu, hasil karya mereka akan diputar dan dinilai untuk menentukan film terbaik.

“Setelah dua hari workshop, para peserta akan langsung praktik. Mereka diberi waktu satu minggu untuk menghasilkan film pendek. Nanti karyanya akan kita tayangkan dan nilai, mana yang terbaik,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, tercatat ada 13 SMP yang ikut serta, di antaranya SMPN Tenggarong, SMPN Tenggarong Seberang, SMPN Muarawis, SMPN Kenohan, SMPN Loa Kulu, dan SMPN Loa Janan. Para peserta mengikuti setiap sesi workshop dengan semangat dan antusias tinggi.

Dengan penutupan workshop ini, diharapkan para pelajar SMP di Kukar tidak hanya mengenal seni perfilman, tetapi juga dapat menumbuhkan kecintaan terhadap kebudayaan lokal. Lebih jauh lagi, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus melestarikan budaya daerah.(*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *