KUKAR: Keterbatasan anggaran daerah akibat belum optimalnya penyaluran dana transfer dari pemerintah pusat, mendorong DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) meminta pemerintah daerah lebih cermat dalam menentukan program pembangunan yang dijalankan sepanjang 2026.
Wakil Ketua III DPRD Kukar, Aini Farida, menilai kondisi fiskal yang sedang dihadapi daerah harus menjadi momentum untuk memperkuat skala prioritas, terutama pada program yang berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan pelayanan publik harus tetap menjadi fokus utama meskipun ruang fiskal daerah saat ini mengalami tekanan.
Ia menegaskan pemerintah daerah perlu memastikan anggaran yang tersedia digunakan secara efektif dan tepat sasaran agar manfaatnya tetap dirasakan masyarakat.
Aini menjelaskan, hingga awal Juni 2026 realisasi dana transfer pusat ke Kukar baru mencapai sekitar 23 persen. Namun, kondisi tersebut bukan hanya terjadi di Kukar, melainkan juga dialami banyak daerah lain di Indonesia.
“Dengan kondisi keuangan yang ada sekarang, tentu kegiatan yang paling prioritas harus didahulukan,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Ia juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan evaluasi terhadap program kerja yang telah disusun. Langkah tersebut dinilai penting untuk menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan kemampuan keuangan daerah saat ini.
Menurut Aini, pengelolaan anggaran yang terukur dan berbasis kebutuhan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan fiskal.
Selain itu, sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah juga diperlukan untuk memastikan kebijakan pembangunan tetap sesuai dengan kondisi keuangan yang tersedia.
Ia berharap penyaluran dana transfer dari pemerintah pusat dapat segera kembali normal sehingga berbagai program yang telah direncanakan dapat direalisasikan dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Kukar.
“Kita berharap kondisi ini bisa segera pulih agar seluruh program yang telah direncanakan dapat terlaksana untuk kepentingan masyarakat Kukar,” pungkasnya. (*van)

















