BALIKPAPAN: Dalam upaya melindungi generasi muda dari pengaruh negatif pergaulan, Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polresta Balikpapan menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk Mitigasi Bullying dan Penyalahgunaan Narkoba di SDN 007 Balikpapan Kota, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan diikuti oleh guru dan siswa SDN 007 Balikpapan Kota, serta dihadiri oleh personel Satbinmas Polresta Balikpapan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Klandasan Ilir, dan kepala sekolah setempat.
Kasat Binmas Polresta Balikpapan, AKP Sutrisno menjelaskan, kegiatan mitigasi ini merupakan bagian dari program rutin kepolisian untuk mencegah anak-anak dan remaja terpapar perilaku negatif, seperti kekerasan di lingkungan sekolah dan penyalahgunaan narkoba.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah menyelamatkan generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan salah dan mengenal sejak dini bahaya bullying serta narkoba,” ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, para personel Satbinmas memberikan edukasi interaktif tentang dampak psikologis, sosial, dan hukum dari tindakan bullying, serta penjelasan mengenai bahaya narkoba bagi kesehatan dan masa depan anak-anak.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya bullying dan narkoba serta dampaknya terhadap diri sendiri dan orang lain. Mencegah perilaku menyimpang dengan membekali siswa pengetahuan yang benar tentang cara menolak ajakan negatif.
Kemudian menumbuhkan karakter positif, seperti empati, toleransi, dan kemampuan mengendalikan emosi. Serta, mendorong keterlibatan sekolah dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan tertib. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polresta Balikpapan yang telah peduli terhadap pembinaan karakter anak-anak sejak dini.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun, mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam pengawasan anak di era digital. “Mari kita sebagai orang tua tetap aktif mendampingi putra-putrinya, terutama dalam pergaulan dan penggunaan media sosial. Anak-anak masih berada pada tahap tabula rasa — mereka mudah menyerap pengaruh dari luar, baik positif maupun negatif,” pesannya.
Kegiatan edukatif seperti ini, Polresta Balikpapan berharap kesadaran kolektif antara sekolah, siswa, dan orang tua dapat tumbuh, sehingga generasi muda kota minyak terlindungi dari perilaku berisiko dan siap menjadi generasi tangguh masa depan.(las)

















