Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Tinjau Peningkatan Kapasitas IPA Bekotok, Bupati Kukar: Pasokan Air Bersih Tenggarong Harus Lebih Optimal

221
×

Tinjau Peningkatan Kapasitas IPA Bekotok, Bupati Kukar: Pasokan Air Bersih Tenggarong Harus Lebih Optimal

Share this article
Monitoring Instalasi Pengelolaan Air Bersih Perumda Air Minum Tirta Mahakam di Bekotok.(Irvan/dutakaltimnews.com)
Monitoring Instalasi Pengelolaan Air Bersih Perumda Air Minum Tirta Mahakam di Bekotok.(Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meninjau langsung lokasi rencana pembangunan intake baru di IPA Unit Bekotok Cabang Tenggarong, yang terletak di Jalan Long Bagun RT 43, Kelurahan Loa Ipuh, Selasa (28/4/2026).

Intake baru tersebut direncanakan memiliki kapasitas 250 liter per detik, meningkat signifikan dibanding kapasitas saat ini yang hanya 75 liter per detik, guna memperkuat pasokan air bersih bagi masyarakat Tenggarong.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, pembangunan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Pemkab Kukar dan pihak ketiga dalam pengelolaan air bersih di Tenggarong. Melalui skema tersebut, pihak ketiga akan membangun instalasi pengolahan air, sementara Perumda Tirta Mahakam nantinya membeli air curah yang sudah diolah menjadi air bersih.

“Pola yang kita bangun ini merupakan salah satu pola baru, di mana pemerintah daerah melalui PDAM membeli air yang sudah jadi dari pihak ketiga. Tetapi kami menjamin dengan skema baru ini tidak ada kenaikan tarif air bersih kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan kapasitas ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas pelayanan PDAM, baik dari sisi debit air maupun kualitas air yang diterima pelanggan.

“Kita berharap airnya lebih kencang lagi, lebih deras lagi, karena kapasitas yang dibangun jauh lebih besar. Dari segi kualitas air juga jauh lebih baik,” katanya.

Ia menjelaskan, Bekotok dipilih sebagai lokasi pengembangan karena proses pengolahan air bakunya dinilai lebih menantang dibandingkan intake lain seperti Sukarame dan Bukit Biru. Sungai Tenggarong yang menjadi sumber air baku di Bekotok memiliki kualitas air berwarna cokelat sehingga membutuhkan upaya lebih besar dalam proses pengolahan.

Meski demikian, Aulia memastikan ketersediaan sumber air baku masih mencukupi, termasuk saat musim kemarau. Selain itu, keberadaan Sungai Mahakam sebagai sumber utama di beberapa IPA lain menjadi kekuatan tambahan dalam menjaga pasokan air bersih.

Ke depan, seluruh IPA di Tenggarong seperti Bekotok, Sukarame, dan Bukit Biru akan diintegrasikan agar dapat saling mendukung suplai air.

“Kita ingin semua ini terintegrasi, sehingga bisa saling supply dan saling menguatkan satu sama lain,” jelasnya.

Selain peningkatan kapasitas produksi, Pemkab Kukar juga fokus pada perbaikan jaringan distribusi air untuk menekan angka kebocoran atau Non-Revenue Water (NRW) yang saat ini masih berada di angka sekitar 38 persen.

“Harapan kita ke depan NRW bisa turun di bawah 30 persen. Karena ketika air bocor, itu sama saja kita membuang air dan membuang pendapatan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam, Suparno, menjelaskan bahwa kunjungan Bupati ke IPA Bekotok juga menjadi bentuk evaluasi terhadap pelayanan air bersih yang selama ini diberikan kepada masyarakat Tenggarong.

Menurutnya, Bekotok menjadi salah satu wilayah dengan tantangan pengolahan air paling besar karena sumber air bakunya berasal dari Sungai Tenggarong yang memiliki kualitas air cukup ekstrem.

“Artinya Pak Bupati sedang mengevaluasi pelayanan kita. Salah satu wilayah dengan kualitas air baku yang cukup ekstrem adalah Bekotok, karena menggunakan Sungai Tenggarong. Teman-teman tentu sudah memahami kualitas air bakunya yang berwarna cokelat, dan ini yang memang perlu kita tingkatkan,” ujar Suparno.

Ia mengatakan, peningkatan kapasitas di Bekotok menjadi prioritas karena wilayah ini merupakan salah satu arah pengembangan Kota Tenggarong. Selain itu, Bekotok juga menjadi titik penting untuk memperluas jangkauan pelayanan air bersih ke sejumlah kawasan yang selama ini belum terlayani maksimal.

Saat ini, Perumda Tirta Mahakam memiliki tiga IPA utama di Tenggarong, yakni IPA Bukit Biru, IPA Sukarame, dan IPA Bekotok. Ketiganya nantinya akan diintegrasikan agar dapat saling mendukung dalam distribusi air bersih.

“Semua IPA ini akan terintegrasi dan saling support. Jadi ketika ada kendala di satu titik, titik lain bisa membantu suplai. Ini penting agar pelayanan semakin stabil,” katanya.

Suparno mengakui hingga saat ini masih ada beberapa wilayah seperti Maluhu, Jahab, hingga Gunung Belah yang belum sepenuhnya menikmati layanan air bersih secara maksimal selama 24 jam akibat keterbatasan kapasitas produksi.

“Kami memahami masih ada beberapa wilayah yang belum bisa maksimal kami layani 24 jam. Karena itu, Pak Bupati menginginkan percepatan agar Kota Tenggarong, khususnya kawasan perkotaan, tidak boleh lagi mengalami kendala air tidak mengalir,” tegasnya.

Sebagai solusi percepatan, Perumda Tirta Mahakam menggandeng pihak ketiga untuk membangun instalasi baru dengan teknologi pengolahan berbasis membran.

“Ini pembangunan instalasi berbasis membran, artinya berbeda dengan yang kita lihat sekarang. Teknologi pengolahan air terus berkembang dan semakin baik. Beberapa PDAM di Bali dan NTB sudah menggunakan sistem ini, dan kami melihat kualitas air bakunya hampir sama dengan kita, sehingga kami mencoba mengadopsinya di Kukar,” jelasnya.

Ia menambahkan, skema kerja sama yang digunakan bukan dalam bentuk pembangunan aset milik PDAM, melainkan penjualan air curah. Artinya, pihak ketiga akan memproduksi air bersih siap distribusi dan Perumda Tirta Mahakam akan membeli hasil olahan tersebut untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat.

“Nanti polanya adalah penjualan air curah. Mereka memproduksi air yang sudah jadi, lalu kami membeli air tersebut. Jadi ini salah satu langkah percepatan pelayanan tanpa harus membebani masyarakat,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *