Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

SPKLU Hadir di Tenggarong, Pengisian Mobil Listrik Dibuka 24 Jam

209
×

SPKLU Hadir di Tenggarong, Pengisian Mobil Listrik Dibuka 24 Jam

Share this article
SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di PLN Tenggarong (Foto : Andri/dutakaltimnews.com)
SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di PLN Tenggarong (Foto : Andri/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Kabar baik bagi pengguna kendaraan listrik di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kini tersedia di lingkungan PLN ULP Tenggarong dan dapat dimanfaatkan masyarakat selama 24 jam.

Manajer PLN ULP Tenggarong, Hasmon Karaeng, mengatakan SPKLU tersebut telah tersedia sejak awal 2025. Saat ini terdapat dua jenis layanan pengisian, yakni pengisian reguler dengan daya 7 kilowatt (kW) dan ultra fast charging berdaya 60 kW.

“Kalau untuk SPKLU ini memang sudah ada sejak awal tahun 2025. Ada dua macam, pengisian biasa 7 kW dan ultra fast charging 60 kW,” kata Hasmon Selasa (18/8/2026).

pln mobile 2

Menurutnya, biaya pengisian kendaraan listrik relatif terjangkau. Untuk kendaraan dengan kapasitas baterai sekitar 70 kW, pengisian hingga penuh diperkirakan tidak mencapai Rp200 ribu, tergantung kapasitas dan kondisi baterai kendaraan.

“Kalau kita isi penuh, 1 kW sekitar Rp2.447. Jadi kalau isi penuh 100 persen, sekitar Rp150 ribu dan tidak sampai Rp200 ribu,” jelasnya.

Hasmon menjelaskan, pengguna SPKLU dapat melakukan pembayaran melalui aplikasi. Pengguna cukup membuka menu pengisian kendaraan listrik, kemudian memindai kode batang yang tersedia sebelum menentukan nominal pengisian.

Jika saldo yang dibayarkan tidak habis digunakan, sisa saldo tersebut tetap tersimpan dan dapat digunakan kembali pada pengisian berikutnya. Penggunaan saldo tersebut juga tidak dibatasi jumlah pengisiannya.

Selain kendaraan roda empat, layanan pengisian juga disiapkan untuk sepeda motor listrik. Namun, untuk saat ini PLN masih memusatkan pelayanan di titik SPKLU yang berada di PLN ULP Tenggarong karena ekosistem kendaraan listrik di Kukar masih dalam tahap berkembang.

“Untuk motor juga ada. Saat ini kita masih fokus di sini karena ekosistemnya masih kurang. Kalau pengguna kendaraan listrik semakin banyak, ke depan mungkin SPKLU bisa diperluas ke beberapa lokasi lainnya,” ujarnya.

Hasmon menyebut kebutuhan SPKLU diperkirakan akan meningkat seiring bertambahnya pengguna kendaraan listrik. Saat ini, dalam sehari terdapat sejumlah pengguna yang datang untuk melakukan pengisian ulang.

Meski demikian, waktu pengisian kendaraan listrik masih lebih lama dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak. Untuk pengisian menggunakan fasilitas ultra fast charging, waktu yang dibutuhkan dapat berkisar satu hingga dua jam, tergantung kapasitas baterai dan kondisi kendaraan.

Terkait subsidi, Hasmon mengatakan pemerintah sebelumnya pernah memiliki program bantuan untuk pemasangan home charging atau fasilitas pengisian kendaraan listrik di rumah. Namun, untuk program lanjutan, PLN masih menunggu kebijakan terbaru.

Sementara itu, salah satu warga Tenggarong, Idham, menyambut baik kehadiran SPKLU tersebut. Menurutnya, fasilitas ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya pengguna kendaraan listrik, untuk melakukan pengisian daya.

Ia berharap jumlah SPKLU di Kukar dapat terus ditambah sehingga masyarakat tidak kesulitan mencari lokasi pengisian ketika menggunakan kendaraan listrik.

“Harapannya ke depan SPKLU bisa diperbanyak lagi di Kukar agar mempermudah masyarakat mengisi daya kendaraan listrik,” ujarnya. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *