KUKAR : SMP Negeri 2 Kota Bangun kembali menorehkan sejumlah prestasi membanggakan di berbagai bidang. Kepala sekolah, Samsul Bahari, menyebut siswa-siswi aktif mengikuti beragam lomba, baik akademik maupun nonakademik.
“Misalnya lomba sains, kemudian di bidang seni, Alhamdulillah kemarin kami meraih prestasi di tingkat kabupaten, termasuk di tiga kecamatan. Untuk seni, anak-anak tampil dengan tari, sedangkan di PMR dan Pramuka sekolah kami berhasil meraih juara umum,” ujarnya Selasa (30/9/2025).
Sejumlah piala penghargaan berhasil dibawa pulang sebagai bukti komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi peserta didik. Menurut Samsul, pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus membimbing siswa agar lebih berprestasi di masa mendatang.
Namun, di balik prestasi itu masih terdapat tantangan yang perlu mendapat perhatian, khususnya terkait sarana dan prasarana sekolah. Beberapa ruang belajar yang dibangun sejak tahun 1980-an kini kondisinya mulai memprihatinkan. “Karena berbahan kayu dan berdiri di atas tanah rawa, sebagian bangunan sudah miring sehingga membutuhkan renovasi demi keamanan dan kenyamanan belajar,” jelasnya.
Selain itu, kebutuhan fasilitas toilet juga menjadi perhatian penting. Saat ini sekolah memang memiliki toilet yang memadai, tetapi seiring bertambahnya jumlah siswa setiap tahun, penambahan fasilitas sanitasi sangat dibutuhkan.
“Apalagi kegiatan guru maupun kelompok belajar sering dilaksanakan di sekolah, sehingga kebutuhan tersebut semakin mendesak,” tambah Samsul.
Meski masih menghadapi keterbatasan, pihak sekolah berupaya semaksimal mungkin menjaga kenyamanan siswa dalam proses belajar mengajar.
“Alhamdulillah, berbagai kendala masih bisa diatasi. Namun kami tetap berharap ada perhatian lebih agar sekolah semakin layak dan mampu mendukung prestasi siswa ke depannya,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Plt. Kabid Pendidikan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memperhatikan kondisi sarana prasarana di sekolah-sekolah Kukar.
“Kami memahami kebutuhan sekolah yang terus berkembang. Karena itu, Disdikbud berkomitmen untuk mendorong perbaikan fasilitas agar proses pembelajaran berjalan optimal,” jelasnya.
Dengan sinergi antara sekolah dan pemerintah daerah, diharapkan seluruh peserta didik dapat menempuh pendidikan dengan nyaman. Prestasi yang sudah dicapai SMPN 2 Kota Bangun menjadi bukti bahwa meski menghadapi keterbatasan, semangat belajar dan berprestasi tetap tinggi.
“Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus menghadirkan dukungan nyata demi kemajuan pendidikan di Kukar,” ungkapnya. (Adv/and)

















