Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Ramadhan 1447 H, Lapas Tenggarong Perpanjang Durasi Kunjungan dan Siapkan Buka Puasa Bersama WBP

262
×

Ramadhan 1447 H, Lapas Tenggarong Perpanjang Durasi Kunjungan dan Siapkan Buka Puasa Bersama WBP

Share this article
Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Suparman. (Dok. Lapas Kelas IIA Tenggarong)
Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Suparman. (Dok. Lapas Kelas IIA Tenggarong)
Example 468x60

KUKAR : Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tenggarong melakukan penyesuaian layanan bagi masyarakat dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Penyesuaian ini difokuskan pada optimalisasi waktu kunjungan serta peningkatan momen kebersamaan keluarga selama bulan puasa.

Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Suparman, mengatakan perubahan tersebut merupakan bentuk komitmen jajaran pemasyarakatan agar pelayanan tetap berjalan maksimal meski dalam suasana ibadah puasa.

“Perubahan ini kami lakukan untuk memastikan layanan pemasyarakatan tetap optimal selama Ramadhan, sekaligus memberi ruang yang lebih nyaman bagi WBP dan keluarga,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/2/2026).

Jika pada hari biasa kunjungan dibagi dalam tiga sesi terpisah antara tahanan dan narapidana, selama Ramadhan kunjungan dilaksanakan dalam satu sesi dengan durasi lebih panjang tanpa pembagian kategori. Layanan kunjungan dibuka pukul 09.00 hingga 12.00 Wita.

Sementara itu, penitipan barang dan makanan dilayani pada hari yang sama mulai pukul 12.00 hingga 14.00 Wita, berlaku setiap Senin sampai Kamis. Khusus hari Sabtu, layanan difokuskan untuk penitipan barang dan makanan saja.

Tak hanya itu, pihak lapas juga menyiapkan program buka puasa bersama bagi WBP dan keluarganya setiap hari Jumat selama Ramadhan. Program ini diharapkan menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus memberikan dukungan moral bagi warga binaan.

“Untuk skema dan mekanisme buka bersama masih kami siapkan, tentunya tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban,” jelas Suparman.

Di sisi lain, Lapas Tenggarong juga tengah memproses pengusulan Remisi Khusus Idul Fitri. Hingga 19 Februari 2026, sebanyak 637 WBP telah diusulkan untuk menerima remisi dari total 1.339 penghuni lapas saat ini.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah, mengingat terdapat 421 orang tahanan yang masih menjalani proses persidangan.

Melalui berbagai penyesuaian ini, Lapas Tenggarong berharap suasana Ramadhan dapat menjadi momentum pembinaan spiritual sekaligus memperkuat hubungan sosial antara warga binaan dan keluarganya, tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan ketertiban di dalam lapas. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *