Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Perahu Ces Karam Saat Pulang Memancing, Warga Kenohan Ditemukan Meninggal di Sungai Belayan

253
×

Perahu Ces Karam Saat Pulang Memancing, Warga Kenohan Ditemukan Meninggal di Sungai Belayan

Share this article
Tim gabungan bersama warga mengevakuasi jenazah korban tenggelam di perairan Sungai Belayan, Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan. (Dok. Polsek Kenohan)
Tim gabungan bersama warga mengevakuasi jenazah korban tenggelam di perairan Sungai Belayan, Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan. (Dok. Polsek Kenohan)
Example 468x60

KUKAR: Seorang warga bernama Anhar (50), dilaporkan tenggelam setelah perahu ces yang ditumpanginya karam di perairan Teluk Orgading, Sungai Belayan, RT 1, Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (19/7/2026) malam.

Korban akhirnya ditemukan pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 13.30 Wita, sekitar dua kilometer dari lokasi awal kejadian, dalam keadaan meninggal dunia.

Kapolsek Kenohan, AKP Giri Pratiwo, mengatakan insiden tersebut terjadi saat korban bersama dua rekannya pulang setelah memancing di Sungai Belayan. Perahu yang mereka gunakan tiba-tiba oleng hingga seluruh penumpangnya tercebur ke sungai.

“Korban bersama dua saksi sempat berusaha berenang menuju tepian sungai. Tidak lama kemudian ada perahu warga yang melintas dan berhasil menyelamatkan dua saksi, sedangkan korban sudah tidak terlihat lagi,” ujarnya.

Jenazah Korban Tenggelam

Ia menjelaskan, sebelum kejadian sekitar pukul 22.00 Wita, korban bersama Fadila (26) dan Ihsan Abdillah (39) berangkat dari rumah adik korban di Desa Tuana Tuha menuju Teluk Orgading untuk memancing menggunakan perahu ces.

Setelah selesai memancing sekitar pukul 24.00 Wita, saat perjalanan pulang perahu yang mereka tumpangi oleng dan miring hingga akhirnya karam.

Menurut Giri, kondisi di lokasi saat kejadian cukup gelap karena minim pencahayaan, sehingga menyulitkan proses penyelamatan. Warga yang melintas berhasil mengevakuasi dua saksi, sementara korban dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian.

Pencarian kemudian dilakukan oleh warga bersama tim gabungan dari kepolisian, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kukar, pemerintah desa, serta unsur terkait lainnya.

“Korban akhirnya ditemukan pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 13.30 Wita, sekitar dua kilometer dari lokasi awal kejadian, dalam keadaan meninggal dunia,” ungkapnya

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke darat untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama pada malam hari, serta memastikan kondisi perahu dan perlengkapan keselamatan sebelum berangkat guna menghindari kejadian serupa. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *