KUKAR: Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan kebakaran yang menghanguskan lima ruang kelas SDN 002 Loa Janan tidak akan menghentikan proses pendidikan para siswa.
Pemkab Kukar kini mengupayakan pembangunan kembali gedung sekolah melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT).
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan pemerintah daerah tengah mengupayakan agar pembangunan sekolah yang terdampak kebakaran dapat segera dialokasikan pada Anggaran Perubahan 2026.
“Bahkan target kami di anggaran perubahan ini sudah bisa dialokasikan. Saya sedang mengupayakan agar pembangunan sekolah itu menggunakan dana Belanja Tidak Terduga atau BTT, karena kami menganggap kejadian ini merupakan bagian dari bencana,” ujarnya, (18/7/2026).
Ia menjelaskan, Pemkab Kukar telah menyiapkan anggaran BTT dalam APBD yang dapat dimanfaatkan untuk menangani kondisi darurat seperti kebakaran fasilitas pendidikan.
“Kami berharap dana BTT itu bisa segera dialokasikan untuk membangun kembali sekolah tersebut. Ini sesuatu yang tidak bisa ditunda-tunda lagi. Kasihan anak-anak kita yang tidak bisa bersekolah,” katanya.
Aulia mengungkapkan dirinya telah menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar untuk segera berkoordinasi agar proses pembangunan dapat segera direalisasikan.
“Saya sudah menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Pelaksana BPBD untuk berkoordinasi sehingga pembangunan ini bisa segera dieksekusi. Dari laporan yang saya terima, BPBD juga sudah mulai menindaklanjuti proses tersebut dan kami berharap pelaksanaannya bisa secepat mungkin,” tutupnya. (*van)

















