KUKAR: Seorang karyawan PT EAS, Marupa (49), dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Belayan, Desa Long Lalang, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 09.30 Wita.
Kapolsek Tabang Iptu Yohan Lihu mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di kawasan bekas pelabuhan milik PT EAS. Saat kejadian, korban bersama tiga rekan kerjanya tengah memperbaiki pipa Alkon milik perusahaan yang mengalami kerusakan.
“Setelah selesai memperbaiki pipa Alkon, korban tiba-tiba berenang untuk menyeberangi sungai,” ujarnya.
Saat berada di tengah sungai, korban tiba-tiba meminta pertolongan kepada rekan-rekannya karena mengaku sudah kelelahan. Salah satu rekannya kemudian langsung turun ke sungai untuk menghampiri korban.
Rekan korban sempat menariknya, namun derasnya arus membuat rekannya kelelahan dan tidak mampu membawa korban hingga ke tepi sungai.
“Korban sempat ditarik oleh rekannya, tetapi karena kelelahan akhirnya terlepas dan korban kembali terbawa arus hingga tenggelam,” jelasnya.
Setelah kejadian, Petugas bersama Tim ERT PT Bayan dan masyarakat sekitar langsung melakukan pencarian. Pencarian dilakukan menggunakan perahu ketinting milik warga, perahu karet milik perusahaan serta sejumlah peralatan tradisional.
Namun, hingga Jumat sore, korban masih belum ditemukan. Tim gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.
Yohan menambahkan, korban diketahui merupakan karyawan PT EAS yang bekerja sebagai operator genset. Saat kejadian, korban berinisiatif membantu rekan kerjanya memperbaiki pipa Alkon yang rusak.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui bisa dan biasa berenang. Sementara dari keterangan sejumlah saksi, kondisi arus Sungai Belayan saat kejadian cukup deras sehingga korban diduga mengalami kelelahan ketika berada di tengah sungai.
“Untuk pencarian masih terus dilakukan. Kami bersama tim gabungan dan masyarakat masih berupaya menemukan korban,” pungkasnya. (*van)

















