Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Pelatihan Jurnalistik PWI Kukar Tumbuhkan Budaya Literasi di SMA Muhammadiyah Tenggarong

249
×

Pelatihan Jurnalistik PWI Kukar Tumbuhkan Budaya Literasi di SMA Muhammadiyah Tenggarong

Share this article
Pelatihan Jurnalistik yang di gelar SMA Muhammadiyah Tenggarong (Dok. PWI Kukar)
Pelatihan Jurnalistik yang di gelar SMA Muhammadiyah Tenggarong (Dok. PWI Kukar)
Example 468x60

KUKAR: SMA Muhammadiyah Tenggarong terus mendorong peningkatan budaya literasi di lingkungan sekolah, melalui pelatihan jurnalistik yang melibatkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang diikuti 25 siswa kelas X dan XI tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk mengenal lebih dekat dunia jurnalistik sekaligus memahami pentingnya menyaring informasi di tengah perkembangan teknologi dan media digital yang semakin pesat.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik dasar jurnalistik, mulai dari cara mencari informasi, melakukan wawancara, hingga menyusun berita yang memenuhi unsur kelengkapan dan akurasi informasi.

Tak hanya menerima materi, siswa juga diberi kesempatan mempraktikkan langsung ilmu yang diperoleh dengan membuat tulisan berita berdasarkan tema yang telah ditentukan. Karya terbaik nantinya akan dipublikasikan melalui media daring sebagai bentuk apresiasi sekaligus pengalaman nyata bagi para peserta.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Muhammadiyah Tenggarong, Ummu Latifah, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah membentuk karakter siswa yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan informasi.

Menurutnya, kemampuan memahami dan menyampaikan informasi secara benar menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan generasi muda saat ini, terutama di tengah maraknya penyebaran informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan.

“Anak-anak perlu memahami bagaimana sebuah informasi diperoleh dan disampaikan secara benar. Dengan begitu mereka tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar siswa memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan menulis sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam menyampaikan gagasan.

Sementara itu, Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo, menjelaskan bahwa literasi media menjadi salah satu bekal penting bagi pelajar agar mampu menjadi pengguna media yang cerdas dan bertanggung jawab.

Menurutnya, pemahaman terhadap proses jurnalistik akan membantu siswa mengenali pentingnya verifikasi informasi sebelum membagikannya kepada orang lain, baik melalui media sosial maupun platform digital lainnya.

“Jangan langsung percaya terhadap setiap informasi yang diterima. Biasakan melakukan pengecekan terlebih dahulu agar tidak ikut menyebarkan informasi yang keliru,” pesannya kepada peserta.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai proses kerja wartawan, teknik penulisan berita, hingga tantangan yang dihadapi media di era digital.

Melalui pelatihan ini, SMA Muhammadiyah Tenggarong berharap lahir generasi muda yang memiliki kemampuan literasi yang baik, mampu berpikir kritis, serta memahami pentingnya menyampaikan informasi secara akurat dan bertanggung jawab. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *