KUKAR : Ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-12 tingkat Kecamatan Tenggarong resmi dimulai pada Senin (16/6/2025), bertempat di lapangan sepakbola Desa Rapak Lambur. Kegiatan tahunan ini memperebutkan piala bergilir dan diikuti oleh 14 kontingen dari 12 kelurahan dan 2 desa.
Pembukaan MTQ secara resmi dilakukan oleh Camat Tenggarong, Sukono, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta dan dukungan dari masyarakat.
“Alhamdulillah, rangkaian kegiatan MTQ ke-12 tahun 2025 dimulai dengan Pawai Ta’aruf yang meriah dan malam ini telah dibuka secara resmi. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, tertib, dan sukses,” ujar Sukono.
Ia juga menegaskan bahwa MTQ ini menjadi ajang penting dalam pembinaan generasi muda yang cinta Al-Qur’an. Format kegiatan pun mengacu pada pelaksanaan di tingkat kabupaten, dengan berbagai cabang lomba serta kegiatan pendukung lainnya.
Koordinator Seksi Musabaqah, Rahmat Riadi, menjelaskan bahwa MTQ kali ini mempertandingkan 9 cabang lomba, dengan kategori peserta mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Total peserta yang mengikuti lomba mencapai 194 orang.
“Kami juga mencatat adanya 3 peserta dari kategori Cacat Netra (Canet), yaitu satu orang di cabang Tartil Al-Qur’an dan dua orang di cabang Tilawah Anak-Anak. Selain itu, sebanyak 22 dewan hakim telah ditunjuk untuk menilai seluruh perlombaan,” paparnya.
Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, selaku tuan rumah menyampaikan rasa syukurnya atas dipercayanya desa mereka sebagai lokasi pelaksanaan MTQ tahun ini. Ia menyatakan bahwa meski mengirimkan peserta terbanyak, yakni 29 orang, pihaknya tidak menargetkan kemenangan. Fokus utama adalah membina dan memperkenalkan kegiatan keagamaan kepada masyarakat desa.
“Desa kami masih awam terhadap kegiatan seperti MTQ. Maka dari itu, saya ingin anak-anak di sekolah dan masyarakat mengenal lebih dekat apa itu MTQ, termasuk bagaimana membaca Al-Qur’an dengan baik, memahami tajwid, dan nilai-nilai keagamaannya,” jelas Yusuf.
Ia berharap dengan pelaksanaan MTQ di desanya, semangat belajar Al-Qur’an semakin tumbuh di kalangan anak-anak dan masyarakat.
“Ke depan, saya ingin peserta dari desa ini benar-benar murni berasal dari Desa Rapak Lambur. Ini adalah langkah awal pembinaan yang konsisten untuk generasi muda,” tambahnya.
Yusuf juga mengungkapkan bahwa ini adalah tahun ketiga dirinya aktif mengikuti MTQ tingkat kecamatan, setelah sebelumnya digelar di Kelurahan Mangkurawang dan Kelurahan Jahab. Ia berkomitmen terus mendampingi dan memberi motivasi kepada para peserta agar tampil dengan penuh semangat dan menjunjung sportivitas.
Pelaksanaan MTQ ke-12 tingkat Kecamatan Tenggarong ini dijadwalkan berlangsung hingga 20 Juni 2025 dan diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam di wilayah Kukar, khususnya Kecamatan Tenggarong. (Adv/dk)

















