Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Warga Samarinda yang Tenggelam di Sungai Mahakam Loa Kulu Ditemukan Meninggal Dunia

215
×

Warga Samarinda yang Tenggelam di Sungai Mahakam Loa Kulu Ditemukan Meninggal Dunia

Share this article
Korban Saat di Evakuasi Petugas. (Dok. BPBD Kukar)
Korban Saat di Evakuasi Petugas. (Dok. BPBD Kukar)
Example 468x60

KUKAR: Upaya pencarian terhadap seorang pria yang diduga tenggelam di Sungai Mahakam kawasan Pasiran, Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (16/5/2026) pagi.

Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Eko Suryawinata menjelaskan Korban diketahui bernama Johan Syah (54), warga Jalan S. Riyadi Gang 4 RT 014, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda. Korban ditemukan sekitar pukul 09.05 WITA setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat.

Pencarian dilakukan sejak korban dilaporkan hilang pada Kamis (14/5/2026) malam. Saat itu, Johan diduga tenggelam ketika berada di tepian Sungai Mahakam untuk mencuci pakaian.

Kejadian bermula ketika korban tidak kunjung kembali ke rumah hingga malam hari. Warga yang merasa curiga kemudian mendatangi lokasi di sekitar tepian sungai dan menemukan sandal serta pakaian cucian milik korban.

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak berwenang dan ditindaklanjuti dengan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.

Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Eko Suryawinata, mengatakan proses pencarian dilakukan dengan membagi tim ke beberapa titik penyisiran di aliran Sungai Mahakam.

“Tim SAR gabungan beserta masyarakat setempat berhasil menemukan korban atas nama Johansyah usia 54 tahun dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Korban ditemukan sekitar 893 meter ke arah hilir dari lokasi awal dilaporkan hilang. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa menuju RSUD Aji Muhammad Parikesit menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut.

Dalam operasi pencarian tersebut, sejumlah unsur terlibat di antaranya Pos SAR Samarinda, BPBD Kukar, Polair Kukar, Disdamkar Kukar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, relawan, hingga warga sekitar.

Proses pencarian sempat mengalami kendala akibat arus Sungai Mahakam yang cukup deras. Meski demikian, tim gabungan tetap melakukan penyisiran menggunakan rubber boat, speedboat, serta peralatan SAR air lainnya. (“van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *