KUKAR: Sebuah mes perusahaan ayam petelur di Desa Karang Tunggal RT 17, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terbakar pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 17.57 WITA.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga bernama Purwo. Setelah menerima informasi, personel Pos Damkar Tenggarong Seberang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

“Anggota yang sedang bersiaga menerima laporan adanya kebakaran mes di Desa Karang Tunggal RT 17. Personel kemudian segera menuju lokasi dan langsung melakukan penyiraman terhadap bangunan yang terbakar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pemadaman melibatkan sembilan personel dengan dua unit armada pemadam, yakni Besaong dan Munja. Upaya penanganan juga mendapat bantuan dari Redkar Pandawa, Redkar Bukit Pariaman, Redkar Rakat Etam, personel Polsek, serta Linmas Kecamatan Tenggarong Seberang.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
“Kerugian material diperkirakan sekitar Rp300 juta. Kendala di lapangan hanya medan jalan menuju lokasi, namun secara keseluruhan proses pemadaman berjalan lancar hingga api berhasil dipadamkan,” jelasnya.
Setelah memastikan api benar-benar padam dan situasi aman, seluruh personel kembali ke posko untuk bersiaga. Pihak Disdamkarmatan Kukar mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting. (*van)

















