Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HUKUM DAN KRIMINAL

Kericuhan di Tabang Dipicu Ketegangan Pascakecelakaan, Warga Sempat Lakukan Sweeping

207
×

Kericuhan di Tabang Dipicu Ketegangan Pascakecelakaan, Warga Sempat Lakukan Sweeping

Share this article
Kejadian Pembakaran Rumah di Tabang (Istimewa)
Kejadian Pembakaran Rumah di Tabang (Istimewa)
Example 468x60

KUKAR: Kericuhan terjadi di Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar), setelah warga mempertanyakan penanganan kasus kecelakaan yang belakangan diduga berkaitan dengan tindak perkelahian.

Camat Tabang, Azmi Riyandi Elvander menjelaskan, peristiwa bermula pada malam Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 22.00 WITA. Saat itu, masyarakat mendapat informasi mengenai seorang warga yang meninggal dunia akibat kecelakaan.

Namun, setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian menemukan sejumlah indikasi yang menimbulkan kecurigaan bahwa peristiwa tersebut tidak semata-mata merupakan kecelakaan.

“Setelah olah TKP, muncul kecurigaan dari pihak Polsek bahwa ada tindak perkelahian di lokasi. Itu dilihat dari bukti-bukti yang ditemukan,” ujar Azmi Sabtu (8/8/2026).

Dari hasil penyelidikan awal, sejumlah nama kemudian muncul dan diduga mengetahui atau terlibat dalam peristiwa tersebut. Namun, menurut Azmi, masyarakat menilai belum ada tindakan terhadap pihak yang diduga sebagai pelaku dalam beberapa hari setelah kejadian.

Kondisi tersebut kemudian memicu keresahan di tengah masyarakat. Pada malam Sabtu, warga mulai melakukan sweeping untuk mencari orang yang diduga terlibat. Massa juga mendatangi kantor kepolisian setempat dan mendesak agar proses penanganan kasus dipercepat.

Ketegangan kemudian memuncak hingga terjadi aksi massa pada siang harinya. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran adalah sebuah rumah makan yang disebut berkaitan dengan tempat berkumpulnya sejumlah pemuda yang diduga terkait kasus tersebut.

Azmi menjelaskan, bangunan yang dibakar merupakan tempat milik keluarga dari salah satu pihak yang diduga terlibat. Di lokasi tersebut terdapat warung yang beroperasi hingga malam hari, mulai dari warung kopi hingga makanan seperti nasi goreng dan bakso.

“Memang di situ sering menjadi tempat anak-anak berkumpul. Biasanya mereka bermain gim daring dan nongkrong di tempat tersebut,” katanya.

Menurutnya, masyarakat yang mendatangi lokasi tersebut diduga merasa kecewa karena menganggap pemilik warung tidak kooperatif dalam memberikan informasi mengenai peristiwa yang terjadi. Kondisi itu kemudian memicu kemarahan hingga berujung pada pembakaran bangunan.

Meski demikian, Azmi menegaskan informasi mengenai kronologi awal peristiwa, termasuk dugaan bahwa korban sempat mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi dalam kondisi mabuk sebelum terjadi teguran dan perkelahian, masih perlu dibuktikan lebih lanjut.

“Informasi itu baru beredar di tengah masyarakat. Untuk kebenarannya, apakah memang seperti itu atau tidak, kita belum mengetahui,” ujarnya.

Terkait jumlah orang yang diduga terlibat, Azmi menyebut jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 20 orang. Namun, belum dapat dipastikan apakah seluruhnya terlibat dalam peristiwa atau hanya beberapa orang yang memiliki peran tertentu.

“Sekitar 20-an orang karena memang anak-anak di sana biasanya banyak berkumpul. Apakah pelakunya orang banyak atau ada salah satu yang menjadi pelaku utama, itu masih perlu didalami,” jelasnya.

Sementara itu, korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut disebut bukan warga Desa Sidomulyo, melainkan warga Kampung Baru.

Untuk meredam situasi dan mencari penyelesaian, rencana pertemuan yang semula akan dilakukan pada malam hari bersama Kapolres akhirnya dialihkan. Pertemuan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu sekitar pukul 15.00 WITA bersama para kepala adat.

Selanjutnya, pada Senin (10/8/2026), seluruh pemangku adat direncanakan berkumpul di Kantor Kecamatan Tabang untuk membahas persoalan tersebut secara bersama-sama.

Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah untuk meredakan ketegangan sekaligus mencari penyelesaian atas konflik yang terjadi di tengah masyarakat. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *