Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKARKUTAI KARTANEGARA

Festival Kampong Seraong Ke-6 Kembali Digelar, Angkat Budaya dan Geliat Ekonomi Lokal

199
×

Festival Kampong Seraong Ke-6 Kembali Digelar, Angkat Budaya dan Geliat Ekonomi Lokal

Share this article
645b3fe3 b728 4ee4 bfc9 af1abcfd511a
Pembukaan Festival Budaya Kampong Seraong Desa Jembayan Tengah
Example 468x60

KUKAR : Pemerintah Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu, kembali menggelar Festival Budaya Kampong Seraong yang ke-6. Festival tahunan ini berlangsung meriah selama tiga hari, dari 10 hingga 12 Juni 2025, dan dipusatkan di halaman Kantor Desa Jembayan Tengah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Camat Loa Kulu, Ardiansyah, dan turut dihadiri oleh Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar Puji Utomo, Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Demu, para kepala desa se-Kecamatan Loa Kulu, serta tokoh-tokoh masyarakat dan adat.

Kepala Desa Jembayan Tengah, Masnur, menjelaskan bahwa festival ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Desa Jembayan Tengah yang dimekarkan pada 6 Juni 2006.

“Karena tahun ini bertepatan dengan Hari Raya Iduladha, maka perayaannya kami mundurkan ke tanggal 9 Juni, dan hari ini kami gelar Festival Kampong Seraong sebagai puncaknya,” jelasnya.

Festival dibuka dengan penampilan budaya dari berbagai unsur adat yang ada di desa. Sebelumnya, rangkaian kegiatan telah dimulai dengan ritual Tepung Tawar, yakni tradisi keliling batas desa sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan penjagaan wilayah.

“Seluruh unsur budaya kami tampilkan hari ini sebagai miniatur kekayaan budaya yang ada di Jembayan Tengah. Desa kami telah ditetapkan sebagai desa budaya dan saat ini sedang mengembangkan potensi menjadi desa wisata,” ujar Masnur.

Camat Loa Kulu, Ardiansyah, mengapresiasi komitmen Pemerintah Desa Jembayan Tengah yang terus menjaga dan mengembangkan kebudayaan lokal melalui penyelenggaraan festival tahunan ini. Menurutnya, kegiatan budaya seperti ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Kami dari pemerintah kecamatan selalu mendukung kegiatan seperti ini. Selain sebagai ajang pelestarian budaya, festival ini juga bisa mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM dan seniman lokal,” ungkap Ardiansyah.

Ia berharap Festival Kampong Seraong dapat terus digelar secara konsisten di tahun-tahun mendatang, serta menjadi ruang ekspresi yang positif bagi pelaku seni, pelajar, dan generasi muda desa.

Selama festival berlangsung, pengunjung disuguhi berbagai pertunjukan seni, pameran produk UMKM lokal, kuliner khas daerah, hingga lomba-lomba tradisional.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, menunjukkan bahwa budaya masih hidup dan menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial Desa Jembayan Tengah. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *