Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineKUTAI KARTANEGARA

Viral Pocong Bersenjata di Loa Ipuh Ternyata Hoaks dan Hasil Editan AI, Polisi Pastikan Situasi Aman

215
×

Viral Pocong Bersenjata di Loa Ipuh Ternyata Hoaks dan Hasil Editan AI, Polisi Pastikan Situasi Aman

Share this article
Penampakan Pocong Hasil Editan AI di Kelurahan Loa Ipuh. (Istimewa)
Penampakan Pocong Hasil Editan AI di Kelurahan Loa Ipuh. (Istimewa)
Example 468x60

KUKAR: Penampakan pocong bersenjata yang sempat viral di media sosial dan meresahkan warga di Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dipastikan merupakan hoaks hasil rekayasa artificial intelligence (AI).

Klarifikasi tersebut disampaikan Ketua RT 16 Kelurahan Loa Ipuh, Agus Farikno setelah banyak warga mendatangi lokasi yang disebut-sebut menjadi tempat munculnya pocong bersenjata tersebut.

Agus mengaku awalnya tidak mengetahui asal mula video yang beredar luas di media sosial. Ia baru mengetahui belakangan bahwa video tersebut dibuat oleh anak-anak sekolah dasar untuk konten hiburan di TikTok.

“Saya itu enggak tahu apa-apa. Baru tadi malam tahu ternyata anak-anak bikin TikTok-an. Anak saya sendiri masih kelas lima SD,” ujarnya.

Menurut Agus, Foto tersebut awalnya hanya dibagikan di lingkup pertemanan anak-anak melalui TikTok dan status WhatsApp. Namun, salah satu pengguna kemudian mengunggah ulang ke Facebook hingga akhirnya menyebar luas dan dipercaya masyarakat.

“Awalnya itu di TikTok anak-anak. Terus ada yang share ke Facebook, akhirnya tersebar ke mana-mana sampai banyak orang datang ke sini,” katanya.

Ia menegaskan kabar mengenai teror pocong bersenjata di wilayahnya tidak benar adanya. Bahkan, berdasarkan rekaman CCTV di sekitar rumahnya, tidak pernah ada kejadian seperti yang beredar dalam Foto viral tersebut.

“Berarti kabarnya hoaks. Itu hanya prank anak-anak,” tegasnya.

Agus menyebut, gambar pocong dibuat menggunakan aplikasi berbasis AI. Anak-anak hanya mengambil foto lingkungan sekitar, kemudian menambahkan visual pocong menggunakan teknologi digital.

“Difoto dari luar, terus ditambahkan ada pocongnya. Pakai AI, katanya pakai ChatGPT,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Kukar, AKP Ecky Widi Prawira memastikan bahwa Tim Siber Polres Kukar telah melakukan penelusuran terkait video viral tersebut dan menyatakan informasi teror pocong bersenjata tidak benar.

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Menurutnya, penyebaran berita bohong yang menimbulkan keresahan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Kami tegaskan akan terus melakukan pemantauan ketat di ruang digital. Kami imbau masyarakat Kukar agar tetap tenang, tidak risau, dan menyaring kembali setiap informasi yang diterima di media sosial sebelum membagikannya. Polisi menjamin situasi kamtibmas di wilayah Kukar tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Diketahui, isu pocong bersenjata sempat membuat resah warga di sejumlah wilayah Kukar, seperti Tenggarong, Tenggarong Seberang hingga Loa Kulu.

Namun setelah dilakukan penelusuran oleh pihak kepolisian dan klarifikasi dari warga setempat, Foto atau video tersebut dipastikan hanyalah konten rekayasa digital yang dibuat untuk hiburan dan tidak pernah terjadi secara nyata. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *