Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
EKONOMI DAN BISNISKUTAI KARTANEGARA

Festival Budaya Sri Muntai 2026 Siap Digelar, Angkat Kearifan Lokal dan Gerakkan UMKM

218
×

Festival Budaya Sri Muntai 2026 Siap Digelar, Angkat Kearifan Lokal dan Gerakkan UMKM

Share this article
Festival Budaya Srimuntai Congkil Movement 2026 akan digelar di Lapangan Gajah Mada, Muara Muntai Ilir, pada 15–18 Juli 2026. (Dok. Disdikbud Kukar)
Festival Budaya Srimuntai Congkil Movement 2026 akan digelar di Lapangan Gajah Mada, Muara Muntai Ilir, pada 15–18 Juli 2026. (Dok. Disdikbud Kukar)
Example 468x60

KUKAR: Festival Budaya Sri Muntai 2026 akan kembali digelar di Lapangan Gajah Mada, Muara Muntai Ilir, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada 15–18 Juli 2026.

Memasuki penyelenggaraan tahun kedua, festival yang menjadi rangkaian Hari Ulang Tahun Kecamatan Muara Muntai ini diharapkan menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara, Heriansyah, mengajak seluruh masyarakat Kukar untuk hadir dan memeriahkan Festival Budaya Sri Muntai 2026.

“Ayo, keroan dengsanak. Etam bertemuan di Festival Budaya Sri Muntai Tahun 2026 yang insyaallah dilaksanakan pada 15 sampai 18 Juli di Lapangan Gajah Mada Muara Muntai. Ramekan kampung sambil etam melestarikan budaya, adat, dan istiadat etam,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, mengatakan festival tersebut menjadi wadah untuk mengangkat potensi seni dan budaya yang dimiliki masyarakat Muara Muntai beserta desa-desa di sekitarnya.

“Festival ini merupakan pusat kegiatan kebudayaan yang mencoba mengangkat berbagai kebudayaan yang ada di Muara Muntai, khususnya desa-desa di sekitarnya, agar ikut terlibat dalam kegiatan ini,” ujarnya, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Puji, festival telah masuk dalam kalender event daerah dan tahun ini menjadi penyelenggaraan kedua. Berbagai pertunjukan seni budaya akan ditampilkan, mulai dari tarian tradisional, lagu daerah, hingga olahraga tradisional. Selain itu, puluhan pelaku UMKM juga akan hadir untuk menawarkan berbagai produk kepada pengunjung.

“Kami mengajak masyarakat Muara Muntai maupun kecamatan di sekitarnya untuk datang dan meramaikan festival ini. Selain menikmati pertunjukan seni budaya, masyarakat juga dapat mengunjungi stand-stand UMKM yang telah kami siapkan,” katanya.

Ia menambahkan, festival tersebut juga bertujuan mendekatkan generasi muda dengan budaya daerah melalui berbagai kegiatan seni dan budaya.

“Tujuan utamanya adalah menggali seni budaya yang ada di Muara Muntai sekaligus mendekatkan kreativitas masyarakat, khususnya anak-anak, terhadap kebudayaan dan kesenian daerah,” jelasnya.

Selain Festival Budaya Sri Muntai, Pemerintah Desa Muara Muntai Ilir juga akan kembali menggelar Festival Batu Bumbun yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026. Festival tersebut bertujuan mengenalkan kembali sejarah dan cerita rakyat Muara Muntai kepada generasi muda.

Kepala Desa Muara Muntai Ilir, Arifandi Nur, menjelaskan Festival Budaya Sri Muntai merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kecamatan Muara Muntai.

“Rangkaiannya akan menampilkan berbagai atraksi seni budaya, tarian tradisional, serta pertunjukan lainnya. Festival ini juga menghadirkan UMKM untuk mendorong peningkatan ekonomi kerakyatan,” katanya.

Menurut Arifandi, meski pemerintah sedang menerapkan efisiensi anggaran, pelaksanaan festival tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya.

“Alhamdulillah tetap berjalan seperti biasa. Mungkin ada beberapa volume kegiatan yang dikurangi, tetapi yang terpenting festival ini tetap terlaksana dan menjadi salah satu hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap Festival Budaya Sri Muntai maupun Festival Betu Bumbun dapat terus mendapat dukungan dari pemerintah daerah sehingga menjadi agenda tahunan yang mampu melestarikan budaya lokal sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Dengan adanya festival seperti ini, masyarakat dapat terhibur, pelaku UMKM memperoleh manfaat ekonomi, dan budaya Muara Muntai semakin dikenal luas,” tutupnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *