Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARAOLAHRAGA

Empat Petarung Cilik Arkan Camp Berangkat Mandiri ke Kejurnas Muaythai 2026

264
×

Empat Petarung Cilik Arkan Camp Berangkat Mandiri ke Kejurnas Muaythai 2026

Share this article
Empat Atlet Cilik Yang Akan Mewakili Kukar Dalam Ajang Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 atau Kejuaraan Nasional Muaythai yang akan berlangsung di Bekasi. (Dok. Istimewa)
Empat Atlet Cilik Yang Akan Mewakili Kukar Dalam Ajang Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 atau Kejuaraan Nasional Muaythai yang akan berlangsung di Bekasi. (Dok. Istimewa)
Example 468x60

KUKAR: Empat atlet Cilik binaan Arkan Camp dipastikan akan tampil pada ajang Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 atau Kejuaraan Nasional Muaythai  Mewakili Kabupaten Kutai Kartanegar (Kukar) yang akan berlangsung di Bekasi pada 4–9 Agustus 2026.

Meski harus berangkat dengan biaya mandiri, semangat para atlet dan orang tua mereka tak surut untuk mengejar prestasi di tingkat nasional.

Pembina sekaligus pelatih Arkan Sport Management, Rony Abdurrahman, mengatakan keputusan berangkat secara mandiri diambil sebagai bentuk komitmen memberikan kesempatan bertanding kepada para atlet muda.

“Dengan biaya mandiri kami mencoba berani berangkat ke kejuaraan ini. Kapan lagi kami bisa melakukan uji coba kemampuan atlet kalau hanya berharap atau menunggu dana dari daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberangkatan tersebut merupakan hasil inisiatif bersama para orang tua atlet yang ingin anak-anak mereka mendapatkan pengalaman sekaligus mengukir prestasi.

Empat atlet yang akan berlaga adalah Chalista Alfarida AB (10 tahun) di kelas 30 kilogram, M. Angkasa AB (13 tahun) di kelas 36 kilogram, Sandiego (11 tahun) di kelas 30 kilogram, serta Al Risky Aulia Winata (12 tahun) di kelas 30 kilogram.

Menurut Rony, awalnya hanya tiga atlet yang dipastikan berangkat, yakni Chalista, Angkasa, dan Sandiego. Namun semangat Al Risky yang terus berlatih pagi dan sore berhasil mengetuk hatinya.

“Al Risky memiliki tekad yang sangat kuat. Dengan segala keterbatasan, dia ingin mengejar mimpinya. Bahkan dia berusaha mengumpulkan biaya sendiri dengan bekerja sebagai badut di Titik Nol dan Simpang Timbau. Hal itu membuat saya sebagai pembina merasa terpanggil untuk membantunya agar bisa ikut berangkat,” tuturnya.

Rombongan Arkan Camp direncanakan akan berangkat menuju Bekasi menggunakan kapal laut sebagai upaya menekan biaya perjalanan.

Rony berharap keempat atlet cilik tersebut mampu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang prestasi untuk Kukar.

“Semoga keempat petarung cilik ini pulang membawa kemenangan dan menjadi kebanggaan daerah,” katanya.

Ia juga berharap pembinaan olahraga usia dini mendapat perhatian lebih besar dari berbagai pihak, mengingat dukungan terhadap generasi muda menjadi investasi penting bagi masa depan olahraga daerah.

Sementara itu, Kepala Bidang Prestasi Olahraga Dispora Kukar, Rita Agustina, menjelaskan bahwa adanya keterbatasan anggaran.

“Kalau kondisi anggaran memungkinkan tentu bisa kami akomodir. Namun saat ini yang menjadi prioritas adalah persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), sesuai hasil ekspos bersama KONI,” ujarnya.

Meski demikian, Rita tetap memberikan dukungan bagi para atlet Arkan Camp yang akan berlaga di Kejurnas Muaythai.

“Kami berharap adik-adik atlet Arkan Camp bisa memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Kukar di tingkat nasional,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *