Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIALHeadlineKUTAI KARTANEGARA

Disdikbud Kukar Fasilitasi Seniman untuk Ekspresikan Karyanya di Taman Titik Nol 

720
×

Disdikbud Kukar Fasilitasi Seniman untuk Ekspresikan Karyanya di Taman Titik Nol 

Share this article
Titik Nol
Example 468x60

KUKAR: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah berupaya memberikan ruang bagi para seniman dan pelaku kesenian di Kukar untuk mengekspresikan karya mereka di Taman Titik Nol Tenggarong. Inisiatif ini bertujuan untuk menyediakan wadah kreatif dan mendukung pelestarian kesenian tradisional di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menyatakan bahwa Disdikbud Kukar saat ini tengah membuka peluang bagi para seniman, khususnya di Tenggarong, untuk menggunakan Taman Titik Nol sebagai tempat untuk menampilkan karya mereka. Langkah ini juga diharapkan dapat meramaikan kawasan tersebut dan mendukung pelestarian seni budaya lokal.

“Baik itu seni musik, seni rupa, maupun tarian tradisional, kami mempersilakan para seniman untuk menggunakan Titik Nol sebagai tempat acara. Disdikbud Kukar terus mendukung setiap inisiatif dari para seniman yang ingin berkarya di sana,” ujar Puji pada Senin (12/8/24).

Puji juga menambahkan bahwa Taman Titik Nol telah beberapa kali digunakan untuk penampilan kesenian oleh warga binaan Disdikbud Kukar. Mereka menggunakan kesempatan ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang seni budaya lokal, serta menyampaikan pesan-pesan moral dan sosial.

“Setiap akhir pekan, khususnya pada malam minggu, sering diadakan pertunjukan di Taman Titik Nol. Walaupun ruangannya terbatas, tempat ini sangat strategis dan menjadi daya tarik bagi para pemuda di Tenggarong,” tambahnya.

Namun, Puji juga mengakui bahwa masih ada tantangan yang dihadapi, terutama terkait dengan fasilitas dan dukungan finansial untuk para seniman. Meski begitu, semangat para seniman yang tampil di Titik Nol sangat tinggi, bahkan ada yang swadaya membiayai sendiri acara mereka, seperti biaya sewa cek sound dan kebutuhan lainnya.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak CSR terkait pengelolaan Taman Titik Nol, karena saat ini tempat tersebut masih dalam tahap perawatan dan belum sepenuhnya diserahkan kepada dinas,” jelas Puji.

Puji mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga dan memanfaatkan Taman Titik Nol dengan baik. “Semoga dengan semakin sering diadakannya penampilan kesenian, Taman Titik Nol dapat menjadi pusat kegiatan seni dan budaya, sekaligus meramaikan Kota Tenggarong,” pungkasnya. (adv/dk1)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *