Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Disdikbud Kukar Atur Jam Belajar Selama Ramadan, Perkuat Kegiatan Keagamaan di Sekolah

293
×

Disdikbud Kukar Atur Jam Belajar Selama Ramadan, Perkuat Kegiatan Keagamaan di Sekolah

Share this article
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah. (Irvan/dudatakltimnews.com)
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah. (Irvan/dudatakltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan penyesuaian jam pembelajaran selama bulan suci Ramadan. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran resmi yang telah disampaikan kepada seluruh satuan pendidikan di wilayah Kukar.

Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, mengatakan penyesuaian jam operasional sekolah dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa, tanpa mengurangi kualitas proses belajar mengajar.

“Untuk jam operasional memang sudah kami atur melalui surat edaran. Ada beberapa penyesuaian selama Ramadan, namun kami pastikan tidak mengurangi kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Selain penyesuaian jam belajar, Disdikbud Kukar juga mengarahkan sekolah untuk memperbanyak kegiatan bernuansa keagamaan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual para siswa.

Menurut Heriansyah, pihaknya akan melakukan peninjauan dan inspeksi ke sejumlah sekolah guna memastikan kebijakan tersebut berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Kami akan melakukan peninjauan atau inspeksi ke sekolah-sekolah untuk melihat bagaimana implementasi surat edaran ini berjalan. Harapannya, pelaksanaannya tetap efektif dan tidak menurunkan mutu pendidikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, selama Ramadan para siswa diharapkan mengikuti program-program keagamaan yang diselenggarakan di sekolah masing-masing, seperti pesantren kilat, tadarus Al-Qur’an, kajian keislaman, hingga kegiatan sosial.

“Harapan kami, anak-anak mengikuti program Ramadan di sekolahnya masing-masing untuk menambah pengetahuan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” katanya.

Heriansyah menilai, bulan Ramadan merupakan momentum penting untuk membentuk karakter generasi muda. Melalui berbagai kegiatan positif di sekolah, siswa diharapkan mampu memahami makna Ramadan sebagai bulan pembinaan diri.

“Sejatinya bulan Ramadan ini adalah bagaimana menempa kesabaran dan pengendalian diri. Kami ingin anak-anak juga memahami hal itu dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *