Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DINAS PARIWISATA KUKARKUTAI KARTANEGARA

Desa Muara Ritan Bangkitkan Pariwisata dan UMKM Lewat Kolaborasi dan Inovasi

322
×

Desa Muara Ritan Bangkitkan Pariwisata dan UMKM Lewat Kolaborasi dan Inovasi

Share this article
780b700c 16ae 4cc6 99bf 5b28fc729550
Example 468x60

KUKAR : Desa Muara Ritan di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, menunjukkan langkah progresif dalam membangun potensi lokal, khususnya di sektor pariwisata dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sejak tahun 2023, Pemerintah Desa Muara Ritan secara konsisten menggali dan mengembangkan potensi desa demi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Kepala Desa Muara Ritan, Ardy Maroni, menjelaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata dimulai dengan pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai penggerak utama. Salah satu hasil nyata dari inisiatif ini adalah pembangunan Teras Belayan, sebuah ruang terbuka publik yang terletak di tepi Sungai Belayan.

“Teras Belayan merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah desa dan pihak swasta, khususnya melalui program CSR dari PT Buma. Tempat ini tidak hanya menyajikan keindahan panorama gunung dan sungai, tetapi juga menjadi ruang sosial dan ekonomi bagi warga,” ujar Ardy Jumat (25/5/2025).

Di Teras Belayan, dua unit UMKM dikelola langsung oleh masyarakat setempat. Tempat ini kini menjadi titik kumpul warga sekaligus destinasi wisata lokal yang menghidupkan perekonomian desa. Selain menyuguhkan pemandangan alam, pengunjung juga bisa menikmati ragam kuliner khas buatan warga, seperti ayam geprek, bakso, dan nasi campur.

Tak hanya berhenti di sektor pariwisata, Pemerintah Desa Muara Ritan juga aktif mendorong pertumbuhan UMKM di seluruh wilayah desa. Melalui kerja sama dengan mahasiswa program Bina Desa dan dukungan dari Bayan Group, setiap Rukun Tetangga (RT) kini memiliki pusat UMKM yang berfungsi sebagai ruang kreatif dan ekonomi.

“RT 1 memiliki UMKM yang terintegrasi dengan Teras Belayan. Di RT 2, kami dirikan Muara Ritan Center sebagai pusat kreativitas dan olahraga. Sementara itu, RT 3 mengembangkan ruang terbuka hijau yang dilengkapi tiga kios UMKM hasil kolaborasi dengan Bayan Group. Tahun ini, kami berencana menambah tiga kios lagi untuk memperluas jangkauan,” tambah Ardy.

Produk-produk UMKM yang dihasilkan pun cukup beragam dan khas. Selain makanan dan minuman ringan, terdapat pula produk unggulan seperti peyek, stik ikan seluang, dan stik sarang burung walet. Beberapa pelaku usaha bahkan sudah mengantongi izin P-IRT dan Nomor Induk Berusaha (NIB), yang menjadi indikator keseriusan dalam mengembangkan usaha secara legal dan berkelanjutan.

Keberhasilan Desa Muara Ritan dalam mengembangkan sektor pariwisata dan UMKM juga mendapatkan perhatian dan dukungan dari Dinas Pariwisata Kukar.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, M. Ridha Fatrianta, menyampaikan apresiasinya atas perkembangan tersebut.

“Kami dari Dinas Pariwisata Kukar siap mendukung penuh pengembangan wisata di Muara Ritan, apalagi sudah terbentuk Pokdarwis-nya. Dengan begitu, koordinasi dan pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan terarah,” ujarnya.

Langkah-langkah yang diambil oleh Desa Muara Ritan merupakan contoh konkret bagaimana desa dapat memaksimalkan potensi lokal melalui kolaborasi antar pihak baik pemerintah, swasta, hingga komunitas.

Transformasi desa ini menjadi bukti nyata bahwa dengan komitmen, inovasi, dan sinergi, desa bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal berbasis pariwisata dan UMKM yang berkelanjutan.
Kalau ingin dijadikan rilis resmi atau ada tambahan kutipan, bisa aku bantu juga. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *