KUKAR : Menyambut pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Kutai Kartanegara yang akan berlangsung pada 19 April 2025 mendatang. Diwilayah Kecamatan Samboja, Camat Samboja, Damsik, menyampaikan harapan agar proses demokrasi tersebut berjalan dengan lancar, damai, dan tetap menjaga persatuan antarwarga.
Ia menekankan pentingnya stabilitas dan ketenangan dalam proses PSU yang merupakan bagian dari mekanisme demokrasi yang sehat.
“Mudah-mudahan dengan pelaksanaan PSU ini, suasana tetap aman dan terkendali, tidak seperti di beberapa tempat lain. Itu harapan saya,” ujarnya Minggu (6/4/2025).
Ia menambahkan bahwa siapa pun yang terpilih nantinya, harus diterima sebagai pilihan rakyat yang terbaik bagi Kabupaten Kutai Kartanegara.
Camat Damsik juga menjelaskan kondisi administratif Kecamatan Samboja saat ini yang terdiri dari 10 kelurahan dan 3 desa.
“Totalnya ada 13 kelurahan dan desa saat ini. Dahulu, Kecamatan Samboja memiliki 23 kelurahan dan desa, termasuk 4 desa. Namun, setelah terjadi pemekaran wilayah dan sebagian masuk ke dalam wilayah Samboja Barat, kini tinggal 10 kelurahan dan 3 desa yang berada di bawah administrasi kami,” jelasnya.
Ia mengimbau warga untuk tetap menjaga situasi kondusif dan menjadikan momentum PSU sebagai ajang pendidikan politik yang sehat dan damai.
“Kita ingin menunjukkan bahwa masyarakat Samboja dewasa dalam berdemokrasi. Berbeda pilihan itu biasa, tapi kita tetap satu dalam menjaga persaudaraan dan membangun wilayah ini bersama-sama,” pungkasnya. (adv/dk)

















