Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Bupati Kukar Minta Program Gentengisasi Disesuaikan Kondisi Daerah, Jangan Ganggu Prioritas Pendidikan

300
×

Bupati Kukar Minta Program Gentengisasi Disesuaikan Kondisi Daerah, Jangan Ganggu Prioritas Pendidikan

Share this article
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri meminta program nasional gentengisasi yang digagas pemerintah pusat tidak bisa diterapkan secara seragam di semua daerah.

Menurutnya, kesiapan produksi lokal dan dampaknya terhadap prioritas pembangunan daerah harus menjadi pertimbangan utama sebelum program tersebut dijalankan.

Program gentengisasi yang dirancang Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan daerah itu bertujuan mengganti atap rumah berbahan seng dengan genteng tanah liat.

Selain meningkatkan kenyamanan hunian, program tersebut juga diharapkan mampu memperindah permukiman, memperkuat citra Indonesia, serta menggerakkan ekonomi masyarakat hingga tingkat desa melalui Koperasi Merah Putih.

Namun, Aulia menilai penerapan program tersebut di Kukar harus dilakukan secara realistis dan tidak terburu-buru.

Ia menekankan bahwa ketersediaan pabrik genteng dan kemampuan produksi dalam jumlah besar menjadi faktor krusial yang harus dipastikan sejak awal.

“Kalau bicara gentengisasi, tentu kita akan menyesuaikan dengan kondisi daerah. Nilai positifnya ada, tetapi harus dilihat dulu apakah ada pabrik genteng yang sanggup memproduksi sesuai kebutuhan,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).

Ia juga mengingatkan agar program nasional tersebut tidak justru menggeser fokus pembangunan sektor lain yang lebih mendesak, seperti pembangunan fasilitas pendidikan.

Ia menekankan, pembangunan sekolah tetap harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Jangan sampai karena ingin menjalankan gentengisasi, pembangunan sekolah malah terhambat. Tapi kalau gentengnya tersedia dan produksinya siap, tentu ini bagus karena bangunan jadi lebih awet dan ruangan lebih sejuk,” jelas Aulia.

Meski demikian, Aulia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kukar pada prinsipnya mendukung program gentengisasi.

Ia berharap Koperasi Merah Putih yang direncanakan mengelola proyek tersebut benar-benar mampu menjamin ketersediaan genteng secara berkelanjutan.

“Kami mendukung, tetapi yang terpenting adalah kepastian produksi dari Koperasi Merah Putih. Itu yang menjadi arahan dan perhatian kami di daerah,” tutupnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *