Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Aliansi Peduli Kukar Gelar Aksi, Desak Pemerintah Perhatikan Pelaku Lokal Dalam Event Daerah

368
×

Aliansi Peduli Kukar Gelar Aksi, Desak Pemerintah Perhatikan Pelaku Lokal Dalam Event Daerah

Share this article
Aksi Demonstrasi Terkait, Mengwal Prinsip Efisiensi Penggunaan Dana Yang Tepat Sasaran, Dampak Sosial dan Keberpihakan terhadap Masyarakat Lokal (Irvan/dutakaltimnews.com)
Aksi Demonstrasi Terkait, Mengwal Prinsip Efisiensi Penggunaan Dana Yang Tepat Sasaran, Dampak Sosial dan Keberpihakan terhadap Masyarakat Lokal (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Puluhan massa dari Aliansi Peduli Kutai Kartanegara (Kukar), mendatangi Kantor Bupati Kukar pada Kamis (20/11/2025). Massa melakukan aksi di Teras Kantor Bupati dan dilanjutkan dengan audiensi di Ruang Eksekutif untuk menyampaikan aspirasi terkait mengawal prinsip efisiensi penggunaan dana yang tepat sasaran, dampak sosial serta keberpihakan terhadap pelaku seni dan musisi lokal.

Dalam aksi tersebut, aliansi menilai kegiatan event di Kukar selama ini masih kurang memberi ruang bagi talent lokal. Mereka meminta pemerintah memastikan pemerataan dan partisipasi yang lebih besar bagi komunitas seni di daerah.

Koordinator aksi, Fajri, meminta agar talent lokal benar-benar diberi ruang yang proporsional. Menurutnya, masih ada sejumlah grup yang belum terakomodasi.

“Ada kurang lebih tujuh grup yang belum masuk, dan kami mengajukan sekitar 10 grup talent musisi lokal untuk diberdayakan. Jangan hanya artis ibu kota, tapi tolong lokalnya juga difasilitasi,” kata Fajri.

Ia juga berharap pemerintah mempertimbangkan kesetaraan anggaran antara artis nasional dan lokal, mengingat kondisi defisit anggaran yang sedang dialami daerah.

“Kalau artis ibu kota bisa sampai 300 juta, kami berharap lokal juga diberi ruang dengan anggaran yang pantas. Kami tidak mau mengganggu Tingkilan Fest, hanya ingin anggarannya lebih berpihak kepada musisi lokal,” tambahnya.

Fajri menyebut bahwa aliansi masih menunggu keputusan pemerintah setelah audiensi berlangsung.

“Responnya masih dipertimbangkan. Mudah-mudahan ada titik temu. Sikap kami selanjutnya menunggu hasil diskusi dan keputusan dari pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, mengatakan pihaknya menerima seluruh masukan yang disampaikan aliansi. Ia menyebut Dispar akan melakukan evaluasi agar ke depan pelaku lokal semakin diberdayakan.

“Teman-teman aliansi menyampaikan bahwa event di Kukar perlu kolaborasi, khususnya menampilkan talent, pegiat, dan pelaku lokal. Kita sudah undang talent nasional, tapi ke depan akan kita buat konsep yang lebih bagus supaya ada keadilan dalam pengisian event-event di Kukar,” kata Arianto.

Ia menambahkan Dispar tetap berkomitmen untuk melibatkan pelaku seni budaya lokal dalam setiap event daerah, termasuk Tingkilan Fest yang akan digelar. Namun ia menegaskan penampilan harus sesuai dengan tema yang sudah ditentukan.

“Tema event ini berkaitan dengan musik tingkilan dan kebudayaan. Jadi talent yang tampil harus nyambung dengan tema itu. Jumlahnya masih dibahas dengan teman-teman pelaku lokal,” ujarnya. (*van)

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *