Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

HUT ke-81 RI, Bupati Kukar Tegaskan Target Daerah Mandiri dan Tak Bergantung

276
×

HUT ke-81 RI, Bupati Kukar Tegaskan Target Daerah Mandiri dan Tak Bergantung

Share this article
Suasana Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kutai Kartanegara. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Suasana Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kutai Kartanegara. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR:  Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (17/8/2026).

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan seluruh rangkaian upacara berjalan dengan baik dan lancar.

“Harapan kita semangat kemerdekaan ini bisa menjadi semangat kami juga dalam membangun Kabupaten Kutai Kartanegara. Kita menginginkan Kutai Kartanegara yang bisa berdiri di atas kakinya sendiri dan bisa membiayai dirinya sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, semangat tersebut menjadi salah satu motivasi dan hikmah dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Terlebih, pemerintah daerah saat ini masih menghadapi tekanan fiskal yang membutuhkan berbagai langkah dan solusi agar pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Aulia menegaskan, makna kemerdekaan bagi masyarakat bukan hanya sebatas seremoni, tetapi bagaimana semangat tersebut diwujudkan melalui pengabdian dan upaya pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Pemerintah daerah berusaha untuk selalu mencarikan solusi-solusi yang terbaik di setiap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat,” katanya.

Salah satu persoalan yang turut menjadi perhatian adalah kondisi ketenagakerjaan, termasuk isu pemutusan hubungan kerja (PHK). Aulia menyebut mulai keluarnya RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) perusahaan diharapkan dapat memberikan kepastian bagi para pekerja.

Ia mengatakan pemerintah daerah telah berkomunikasi dengan sejumlah perusahaan agar pekerja yang sebelumnya terkena PHK dapat kembali dipanggil bekerja apabila kegiatan perusahaan kembali berjalan.

Namun, pemerintah tidak hanya ingin masyarakat bergantung pada sektor pekerjaan formal.

“Harapan kita ekosistem perekonomian di Kutai Kartanegara ini bisa berjalan dengan baik. Sehingga biarpun misalnya terjadi pemutusan hubungan kerja, warga masyarakat bisa melakukan aktivitas perekonomiannya di luar dari pekerjaannya tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, berbagai program pemerintah daerah diarahkan untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat, termasuk melalui penguatan UMKM dan peningkatan daya beli.

Kegiatan ekonomi masyarakat juga akan terus didorong melalui berbagai kegiatan di kecamatan. Pemerintah daerah berupaya menghadirkan kegiatan yang dapat menarik aktivitas ekonomi warga, termasuk pada momen-momen tertentu seperti akhir pekan.

“Kukar ini terdiri dari 20 kecamatan, kita memikirkan semuanya sehingga semua bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Aulia menegaskan bahwa masyarakat Indonesia saat ini telah merdeka. Menurutnya, tugas generasi sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa, negara, dan daerah.

“Kalau kita memaknai hari ini kita tidak merdeka, kita sama saja mencoreng atau meniadakan upaya-upaya yang dilakukan oleh pejuang-pejuang kita terdahulu. Apa yang kita alami hari ini tidak seberapa dibanding dengan pejuang-pejuang kita terdahulu,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *