Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Tragis, Dua Bocah 7 Tahun Tenggelam Saat Mandi di Sungai Loa Haur, Tim SAR Temukan Keduanya Meninggal

305
×

Tragis, Dua Bocah 7 Tahun Tenggelam Saat Mandi di Sungai Loa Haur, Tim SAR Temukan Keduanya Meninggal

Share this article
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Loa Haur, Loa Janan. (Dok. Disdamkarmatan Kukar)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Loa Haur, Loa Janan. (Dok. Disdamkarmatan Kukar)
Example 468x60

KUKAR: Dua bocah berusia tujuh tahun tenggelam saat bermain air di Sungai Loa Haur, Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 13.30 WITA.

Keduanya kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani, mengatakan kedua korban ditemukan di lokasi yang berbeda dari titik awal kejadian.

proses evakuasi

“Untuk titik pertama ditemukan itu menuju ke hulu, sekitar 50 meter dari titik TKP. Korban kedua sekitar 50 meter dari titik TKP ke hilir. Jadi, terpisah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, korban pertama ditemukan pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 11.40 WITA. Kemudian korban kedua ditemukan pada hari yang sama sekitar pukul 14.00 WITA.

Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, kedua korban sebelumnya terlihat sedang bermain sekaligus mandi di sungai. Saat kejadian, kondisi air sungai sedang surut, namun arus cukup deras.

“Kalau air turun, arusnya sangat terasa. Itulah mungkin penyebabnya,” ungkapnya.

Fida menduga salah satu korban menjadi korban pertama setelah terjatuh ke dalam sungai. Sementara korban lainnya diduga berupaya membantu temannya hingga akhirnya ikut terseret arus.

“Korban pertama itu yang duluan menjadi korban. Kemungkinan besar korban kedua menyusul karena ingin membantu temannya karena melihat temannya jatuh. Akhirnya dia ikut berupaya menolong,” jelasnya.

Proses pencarian melibatkan Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Disdamkarmatan Kukar, Basarnas, relawan, Redkar, pihak keluarga, serta warga sekitar.

Setelah ditemukan, kedua jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Fida menyebut korban pertama telah dimakamkan, sedangkan korban kedua saat itu masih dalam proses pemandian untuk kemudian dimakamkan.

Fida mengimbau para orang tua maupun orang dewasa agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain di lokasi yang memiliki risiko bahaya seperti sungai.

“Anak jangan sampai dilepaskan begitu saja kalau bermain di tempat yang berbahaya, terutama di air. Ini kan mereka mandi di air tanpa pengawasan orang tua atau orang dewasa,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *