KUKAR: Keberadaan Taman Musik di Tenggarong menjadi salah satu fasilitas umum yang dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat bersantai, berkreasi, berburu spot foto menarik dan menikmati waktu bersama keluarga.
Taman Musik yang beralamat di Jalan S. Parman Nomor 43, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi salah satu ruang terbuka hijau yang menarik minat masyarakat untuk berkunjung dan beraktivitas.
Taman ini dibangun oleh pemerintah daerah dengan konsep ruang terbuka hijau yang nyaman serta ramah bagi masyarakat. Keberadaan taman ini sekaligus menambah pilihan tempat rekreasi bagi warga Tenggarong dan sekitarnya.
Selain sebagai tempat bersantai, Taman Musik juga disiapkan sebagai wadah bagi para pelaku seni untuk menyalurkan dan menampilkan kreativitas mereka. Berbagai kegiatan seni dan pertunjukan musik kerap dilakukan di kawasan taman ini.
Daya tarik utama Taman Musik terletak pada keberadaan patung-patung replika alat musik yang tersebar di berbagai sudut taman. Patung-patung tersebut memberikan ciri khas tersendiri sekaligus memperkuat identitas taman sebagai ruang seni.
Keunikan ini membuat pengunjung tidak hanya datang untuk bersantai, tetapi juga berfoto dan mengabadikan momen bersama keluarga maupun teman. Patung replika alat musik kerap dijadikan latar belakang foto oleh pengunjung.
Selain itu, kawasan turap di sepanjang Taman Musik juga ramai dimanfaatkan masyarakat untuk memancing. Aktivitas ini terlihat baik pada sore hari maupun malam hari, sehingga suasana taman tetap hidup hingga malam.
Taman Musik juga dilengkapi dengan banyak bangku taman yang nyaman digunakan pengunjung untuk beristirahat. Hal ini menjadikan taman tersebut cocok sebagai lokasi liburan keluarga, terutama pada akhir pekan.
Salah satu pengunjung, Fahri, mengaku sering menghabiskan waktu bersama keluarga di Taman Musik. Menurutnya, taman ini memiliki suasana yang nyaman.
“Tamannya unik karena banyak patung alat musik. Kursinya juga banyak, jadi enak digunakan untuk liburan akhir pekan bersama keluarga. Biasanya saya juga bawa pancing sambil liburan dengan anak dan istri,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).
Fahri juga berharap pemerintah daerah dapat terus memperhatikan perawatan taman-taman yang sudah ada. Menurutnya, keberadaan ruang terbuka hijau sangat penting bagi masyarakat sebagai tempat berkumpul dan beraktivitas.
“Sekarang taman di Tenggarong sudah banyak. Harapan saya semuanya dijaga dan dirawat dengan baik, jangan sampai taman yang lama justru terlupakan karena ada taman baru,” tutupnya. (*van)

















