Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Resmi Dibuka, Binlat Bintang Pengabdian 2026 Diikuti Ratusan Pelajar

348
×

Resmi Dibuka, Binlat Bintang Pengabdian 2026 Diikuti Ratusan Pelajar

Share this article
Pemukaan Bimbingan dan Pelatihan (Binlat) Bintang Pengabdian TNI Dan POLRI. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Pemukaan Bimbingan dan Pelatihan (Binlat) Bintang Pengabdian TNI Dan POLRI. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), resmi membuka kegiatan Bimbingan dan Pelatihan (Binlat) Bintang Pengabdian bagi siswa-siswi se-Kukar. Kegiatan ini digelar di Aula Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, pada Rabu (21/1/2026). Binlat ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kecamatan yang ada di Kukar.

Kepala Dinas Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa Binlat Bintang Pengabdian merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan ke TNI, Polri, dan sekolah kedinasan.

“Harapan kami, kegiatan ini bisa berjalan dengan baik. Namun, hasil akhirnya tentu sangat bergantung pada dukungan orang tua dan keluarga. Sebesar apa pun semangat anak-anak dan pemerintah daerah, tanpa dukungan keluarga, upaya ini tidak akan maksimal,” ujarnya.

Menurut Ali, peran keluarga sangat penting dalam mendukung kesiapan peserta, mulai dari menjaga kesehatan, fisik, mental, hingga kemampuan intelektual. Ia mengakui bahwa Kukar masih perlu terus berbenah dalam peningkatan kualitas SDM, namun optimis melalui kolaborasi semua pihak, hal tersebut dapat dikejar.

“Dengan dukungan orang tua, masyarakat, dan pemerintah daerah, kami yakin SDM Kukar, akan semakin kuat dan mampu bersaing dengan daerah lain,” katanya.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan Binlat tahun ini terdapat sekitar 239 peserta yang mengikuti kegiatan. Peserta berasal dari hampir seluruh kecamatan di Kukar, termasuk wilayah hulu, yang menunjukkan bahwa program ini telah menjangkau masyarakat secara luas.

“Target kami seluruh kecamatan bisa terwakili. Alhamdulillah, sekitar 80 persen kecamatan sudah terjangkau, termasuk dari daerah Hulu yang hari ini sudah ikut hadir,” jelasnya.

Binlat Bintang Pengabdian dilaksanakan selama 10 hari, dengan seluruh tahapan seleksi dilakukan dalam kegiatan tersebut. Tahapan meliputi tes akademik, tes psikologi, hingga tes kesehatan, yang disesuaikan dengan standar seleksi TNI, Polri, dan sekolah kedinasan. Seluruh proses pembinaan dan seleksi dilakukan tanpa dipungut biaya.

Ali menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Dari total pendaftar yang mencapai sekitar 600 orang, dilakukan seleksi awal berdasarkan persyaratan administrasi dan fisik, sehingga peserta yang mengikuti Binlat merupakan calon-calon yang telah memenuhi standar awal

“Ini penting agar pembinaan tepat sasaran. Kalau syarat dasar seperti tinggi badan atau kesehatan tidak terpenuhi, akan sia-sia bagi peserta dan juga penggunaan anggaran daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kukar, yang diwakili oleh Asisten III Sekretariat Kabupaten Kukar, Dafip Haryanto, berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan Binlat secara maksimal dan memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan pemerintah daerah.

“Kegiatan ini rutin kita laksanakan setiap tahun dan hasilnya sudah bisa kita lihat. Banyak alumni Bintang Pengabdian yang berhasil lolos seleksi TNI, Polri, maupun sekolah kedinasan,” katanya.

Ia menegaskan, program Binlat Bintang Pengabdian merupakan bagian dari program Siap Kerja Pemkab Kukar, yang menjadi program dedikasi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM putra-putri daerah.

Menurut Dafip, anggaran yang dialokasikan pemerintah daerah untuk program ini cukup besar, sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para peserta yang benar-benar memiliki potensi.

“Kami ingin anggaran yang dikeluarkan pemerintah daerah ini tepat sasaran, yakni untuk anak-anak yang memiliki peluang dan kesiapan untuk lolos seleksi,” jelasnya.

Dafip juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk TNI, Polri, serta para alumni sekolah kedinasan, yang turut memberikan pendampingan dan pembinaan kepada para peserta.

“Ini bentuk kolaborasi yang sangat baik. Tidak semua daerah memiliki program pendampingan seperti ini, mulai dari pembinaan hingga pengawalan seleksi,” tutupnya. (*van)

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *