Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIAL

Proyek Jalan Teluk Dalam–Jongkang Capai 60 Persen, Fokus Pengerjaan Median dan Penerangan Jalan

316
×

Proyek Jalan Teluk Dalam–Jongkang Capai 60 Persen, Fokus Pengerjaan Median dan Penerangan Jalan

Share this article
Ruas Jalan Teluk Dalam Jongkang
Ruas Jalan Teluk Dalam Jongkang
Example 468x60

KUKAR : Progres pembangunan ruas jalan Teluk Dalam–Jongkang terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga pertengahan Mei 2025, pekerjaan fisik telah mencapai sekitar 60 persen. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kutai Kartanegara (Kukar), Linda Juniarti, Selasa (20/5/2025).

Menurut Linda, meskipun progres secara umum cukup baik, masih ada beberapa titik pekerjaan yang belum bisa dilanjutkan, terutama rigid pavement (perkerasan beton kaku) karena masih menunggu proses pembebasan lahan.

“Kami sebenarnya tinggal menunggu ketersediaan anggaran dari Pemda. Jika tersedia, insya Allah bulan depan sudah mulai dilaksanakan proses pembayaran dan pembebasan lahannya,” ujarnya.

Saat ini, fokus pekerjaan berada pada bagian median jalan, khususnya di ruas yang mengarah ke titik crossing perusahaan. Beberapa sisa pekerjaan juga masih berlangsung di sekitar belokan menuju PDAM, tepatnya di area perusahaan ban. Sisi kiri jalan hampir rampung, menyisakan satu titik di dekat box culvert yang perlu sedikit digeser.

Namun, cuaca yang masih sering hujan menjadi tantangan tersendiri.“Kondisi tanah masih lembek, sehingga kami belum bisa melakukan penutupan lapisan penutup. Kalau dalam seminggu ini cuaca cukup panas, kami akan lanjutkan proses pemadatan,” jelas Linda.

jalan

Sementara itu, sisi kanan jalan dari arah Tenggarong juga hampir selesai dikerjakan. Pekerjaan yang tersisa terutama terletak pada bagian bahu jalan dengan panjang mencapai hampir empat kilometer. Selain median dan bahu jalan, pihaknya juga tengah memprioritaskan pemasangan lampu penerangan jalan.

“Ruas jalan Teluk Dalam–Jongkang saat ini belum memiliki penerangan sama sekali. Padahal, volume kendaraan yang melintas semakin padat. Dengan pemasangan lampu, kami harapkan bisa meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” tambahnya.

Linda juga mencatat bahwa ruas jalan ini kini menjadi jalur favorit bagi pengguna kendaraan dibandingkan jalur dua di Jalan AP. Mangkunegara. Selain lebih pendek, hanya sekitar 11 kilometer, jalur ini juga memiliki kontur tanjakan yang tidak terlalu ekstrem.

Dari sisi pendanaan, proyek ini semula dialokasikan dana sebesar Rp1,2 triliun. Namun, setelah dilakukan efisiensi, nilai proyek direvisi menjadi sekitar Rp900 miliar, terbagi antara pembangunan jalan dan jembatan.

“Pagu anggaran untuk jembatan sendiri cukup besar, yakni antara Rp600 hingga Rp700 miliar,” ujar Linda.

Target penyelesaian proyek sesuai kontrak dimulai Januari hingga Desember 2025. Untuk jembatan, waktu pelaksanaan umumnya memakan 10 bulan, sementara proyek jalan dengan nilai di atas Rp50 miliar berlangsung sekitar 8–10 bulan.

“Target akhir kontrak maksimal 20 Desember. Kami berharap pekerjaan jalan selesai awal Desember dan pekerjaan jembatan tuntas hingga 20 Desember,” ungkapnya.

Dengan progres yang terus dikebut dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan ruas jalan ini dapat berfungsi optimal sebelum akhir tahun, meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas warga Kukar, sehingga masyarakat bisa menikmati akses dan pembangunan pemerintah. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *