KUKAR : Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara terus berkomitmen menjadikan olahraga sebagai bagian dari budaya hidup masyarakat melalui program-program pembudayaan olahraga yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya.
Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, menyampaikan bahwa program di bidang pembudayaan olahraga bukan hanya bersifat seremonial, melainkan juga bertujuan mendorong pola hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat.
“Agenda seperti gerakan masyarakat hidup sehat dan memasyarakatkan olahraga adalah kegiatan rutin yang menjadi fokus kami,” ujarnya Kamis (22/5/2025).
Ia menambahkan, program ini sejalan dengan dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui APBD Dispora tahun 2025.
Dispora Kukar juga aktif memfasilitasi berbagai komunitas olahraga yang muncul dan berkembang di masyarakat. Tak hanya olahraga populer, namun juga olahraga tradisional, olahraga tantangan, hingga rekreasi turut mendapatkan perhatian.
“Kami ingin semua jenis olahraga yang dimainkan masyarakat dapat terus berkembang. Maka dari itu, kami hadir untuk memfasilitasi agar budaya olahraga ini tumbuh dan melekat dalam keseharian masyarakat,” kata Ari.
Salah satu kegiatan yang menjadi bagian penting dari program pembudayaan ini adalah Kukar Kaya Festival, yang juga termasuk dalam program besar Kukar Idaman. Festival ini melibatkan berbagai komunitas dalam kegiatan seperti trail, off-road, memancing, kicau burung, bersepeda, jalan santai, hingga senam bersama.
Jika anggaran tahun 2025 memungkinkan, Dispora Kukar berencana menyalurkan sarana dan prasarana olahraga kepada komunitas-komunitas serta pelajar. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang pertumbuhan olahraga masyarakat secara berkelanjutan.
“Distribusi sarana akan diarahkan juga ke sekolah-sekolah, sebagai upaya menanamkan nilai hidup sehat dan aktif sejak dini,” tambahnya.
Sebagai informasi tambahan, Ari menyebutkan bahwa untuk rincian program di bidang pembudayaan olahraga, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pejabat terkait.
“Namun kami memastikan, semua jenis olahraga yang hidup di masyarakat akan terus difasilitasi dan didorong agar menjadi bagian dari budaya lokal.” tutupnya (Adv/dk)

















