KUKAR : Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara tengah mempersiapkan keikutsertaan dalam Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat pada 26–27 Juli 2025 mendatang.
Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, menjelaskan bahwa anggaran kegiatan sebenarnya telah disiapkan melalui APBD. Namun, adanya kebijakan rasionalisasi dari pemerintah pusat berdampak langsung pada pengurangan anggaran perjalanan dinas luar daerah hingga 50–60 persen.
“Kondisi ini membuat kami hanya bisa memberangkatkan sekitar 33 orang, separuh dari jumlah peserta tahun lalu yang mencapai 77 orang,” jelasnya Kamis (22/5/2025).
Meskipun terbatas, persiapan tetap dilakukan dengan semangat, terutama untuk cabang olahraga tradisional dan olahraga masyarakat yang berakar dari hobi dan partisipasi komunitas. Beberapa pegiat bahkan melakukan persiapan secara mandiri tanpa ketergantungan penuh pada anggaran daerah.
Ari menyebutkan, tanggung jawab pembiayaan peserta menjadi kerja sama antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan beberapa pegiat olahraga yang berangkat dengan biaya pribadi.
“Ini mencerminkan semangat olahraga masyarakat, yang tumbuh karena kecintaan dan tekad,” ujarnya.
Seleksi peserta diserahkan kepada masing-masing induk organisasi olahraga (inorga), dengan mempertimbangkan kuota yang sangat terbatas. Fokus utama adalah pada cabang olahraga yang sebelumnya menunjukkan prestasi membanggakan, seperti gasing dan menyumpit yang meraih medali emas, serta enggrang yang menyumbang perunggu.
“Acuan kami adalah prestasi. Maka, cabang-cabang seperti gasing, enggrang, menyumpit, Asta, dan Benjang yang tahun lalu meraih emas akan kembali diberi kesempatan. Sementara cabang seperti senam artistik dan senam aerobik yang belum meraih hasil maksimal, tidak diberangkatkan tahun ini,” terang Ari.
Tercatat ada 10 hingga 11 cabang olahraga yang akan difasilitasi Dispora Kukar untuk mengikuti FORNAS tahun ini. Masing-masing kuota peserta diatur sesuai prestasi dan kapasitas anggaran yang tersedia.
Ari juga menekankan pentingnya keseriusan para peserta dalam mempersiapkan diri. “Kami berharap yang diberangkatkan melalui APBD ini bisa menunjukkan kesungguhan, sehingga dana yang telah digelontorkan pemerintah daerah dapat seimbang dengan prestasi yang dihasilkan,” tuturnya.
Selain mengejar medali, Dispora Kukar juga tetap menilai tingginya partisipasi masyarakat dalam olahraga sebagai bagian dari capaian penting.
“Karena bagi kami, semakin banyak masyarakat yang aktif berolahraga, maka semakin berhasil pula upaya pembudayaan olahraga yang kami lakukan,” pungkasnya. (Adv/dk)

















