KUKAR : Pembangunan infrastruktur jalan terus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) khususnya Bidang Bina Marga. Salah satu proyek strategis yang kini hampir rampung adalah peningkatan ruas Jalan Kota Bangun–Kenohan yang dikerjakan dalam dua paket pekerjaan sekaligus.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPU Kukar, Linda Juniarti, menyampaikan bahwa progres pembangunan ruas jalan tersebut saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Artinya, hanya tersisa beberapa bagian kecil yang perlu diselesaikan agar jalur penghubung antarwilayah ini benar-benar tuntas dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Menurut Linda, terdapat dua paket pekerjaan yang dikerjakan pada ruas ini. Paket pertama semula direncanakan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun, akibat adanya efisiensi anggaran dari Kementerian Keuangan, pembiayaan kemudian dialihkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kukar dengan pagu sekitar Rp30 miliar. Pada paket ini, panjang jalan yang ditangani mencapai kurang lebih 2,92 kilometer.
Sedangkan paket kedua murni didanai APBD dengan anggaran kurang lebih Rp20 miliar, meliputi penanganan jalan sepanjang 2,63 kilometer. “Untuk pekerjaan paket APBD murni, progresnya sudah hampir rampung. Target selesai pada 10 September ini, dan alhamdulillah bisa dipastikan tuntas 100 persen tepat waktu,” kata Linda Rabu (10/9/2025).
Ia menambahkan, meskipun kontrak kerja sebenarnya masih berjalan hingga Oktober atau bahkan November 2025, namun realisasi di lapangan menunjukkan deviasi positif karena pekerjaan mampu dikebut lebih cepat dari jadwal semula. Hal ini menjadi bukti komitmen kontraktor pelaksana bersama jajaran DPU Kukar untuk menghadirkan kualitas pekerjaan terbaik sekaligus mempercepat manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, untuk paket pertama dengan nilai Rp30 miliar, progresnya juga sudah hampir tuntas. Diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar satu minggu lagi agar seluruh pekerjaan benar-benar selesai.
“Material seluruhnya sudah tersedia, jadi tinggal penyelesaian di beberapa titik kecil saja,” jelas Linda.
Ruas Jalan Kota Bangun–Kenohan sendiri merupakan salah satu jalur penting yang menghubungkan antarwilayah, terutama dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Dengan perbaikan jalan ini, diharapkan roda perekonomian lokal dapat semakin lancar karena akses transportasi yang lebih baik.
Selain manfaat ekonomi, pembangunan jalan ini juga diyakini akan memberikan dampak sosial yang signifikan. Warga di sekitar Kecamatan Kota Bangun dan Kenohan akan lebih mudah mengakses fasilitas umum seperti sekolah, pusat kesehatan, maupun pasar. Jalur transportasi yang mulus juga akan mendukung konektivitas antar desa, sehingga kualitas hidup masyarakat meningkat.
Pemerintah Kabupaten Kukar melalui DPU terus menegaskan komitmennya dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan secara merata. Hal ini sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Kukar yang menempatkan pembangunan konektivitas sebagai salah satu prioritas utama. Infrastruktur jalan dianggap sebagai fondasi penting untuk membuka peluang pengembangan daerah dan meningkatkan daya saing Kukar di berbagai sektor.
“Ke depan, DPU Kukar akan terus mengupayakan percepatan pembangunan jalan di berbagai kecamatan. Target kami bukan hanya memperbaiki kondisi jalan yang rusak, tetapi juga memastikan kualitasnya bertahan lama, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat secara berkelanjutan,” ungkap Linda.
Dengan progres yang positif ini, masyarakat Kukar khususnya di wilayah Kota Bangun dan Kenohan bisa segera menikmati akses jalan yang lebih baik. Kehadiran infrastruktur jalan yang representatif diharapkan menjadi pendorong utama peningkatan kesejahteraan dan kemajuan daerah. (Adv/and)

















