KUKAR : Pemilihan Teruna Dara Duta Wisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2025 resmi memasuki tahapan lanjutan usai ditetapkannya 10 pasang finalis yang terdiri dari 10 teruna dan 10 dara. Para finalis akan menjalani serangkaian kegiatan menuju malam puncak Grand Final yang direncanakan digelar pada 5 Juli 2025 di Gedung Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang.
Plt. Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kukar, Awang Ivan Ahmad, menjelaskan bahwa proses seleksi telah selesai. Tahapan berikutnya yang harus diikuti para finalis adalah prakarantina selama kurang lebih satu minggu. Dalam tahapan ini, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan penting seperti unjuk bakat, presentasi individu dan kelompok, serta penjurian awal.
“Unjuk bakat rencananya dilaksanakan pada 28 Juni, bersamaan dengan kegiatan promosi di Eroh Bebaya di Jogja. Setelah itu, peserta akan mengikuti tahap karantina penuh yang berlangsung di Hotel Elty Singgasana Tenggarong,” jelas Awang.
Selama masa karantina, para finalis akan mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber profesional, termasuk dari Politeknik Negeri Samarinda (Polnes).
“Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa pengajar, salah satunya Pak Paujan dari Polnes. Materi yang diberikan meliputi kepariwisataan, etika, public speaking, dan pemahaman budaya lokal,” ujarnya.
Karantina akan berlangsung selama tiga hingga empat hari, dengan tiga hari khusus untuk pemberian materi. Para peserta juga akan dipersiapkan secara intensif menjelang malam Grand Final, baik dari sisi penampilan, wawasan, maupun mental.
Di malam puncak nanti, sistem penilaian akan memilih satu pasang sebagai Juara I, serta Wakil I dan Wakil II. Selain itu, akan ada sejumlah kategori penghargaan tambahan seperti Juara Favorit, Presentasi Terbaik, Duta Budaya, hingga Duta Persahabatan.
“Kategori atribut cukup banyak, karena kami ingin mengapresiasi keunggulan dan potensi dari masing-masing finalis secara menyeluruh. Pemilihan ini bukan hanya mencari pemenang, tapi juga duta yang siap mempromosikan pariwisata Kukar ke tingkat yang lebih luas,” tegas Awang.
Dengan rangkaian kegiatan yang padat dan terstruktur, Dinas Pariwisata Kukar berharap ajang ini tidak hanya menjadi ajang pencarian bakat semata, melainkan juga platform edukasi dan pembentukan karakter generasi muda yang mencintai budaya dan potensi daerahnya. (Adv/dk)

















