KUKAR: Setelah diresmikan pada September 2023 lalu, keberadaan Titik Nol Kutai Kartanegara yang berada di depan Museum Mulawarman Tenggarong menjadi “magnet” tersendiri bagi warga kota Raja Tenggarong untuk datang ditempat tersebut, sekedar santai. Apalagi dikawasan tersebut juga sering kali tampil pelaku pelaku seni, yang menunjukan beragam kesenian daerah di Kutai Kartanegara.
Kawasan tersebut menjadi wadah cagar budaya, dan tempat pertunjukan, terutama pada malam malam tertentu seperti malam Kamis dan malam Minggu.
Seperti yang terlihat penampilan kesenian tradisional dayak, pada malam Kamis pekan lalu. Warga memadati kawasan tersebut, untuk melihat langsung beragam seni yang ditampilkan.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kukar Triyatma menyebut, pemerintah memberikan dukungan kepada pelaku seni Kukar, untuk tampil di kawasan Titik No Kukar.”Kita persilahkan kepada pelaku seni dan budaya untuk bisa tampil di titik nol Kukar, depan Museum Mulawarman Tenggarong,” kata Triyatma.
Menurutnya, dengan adanya wadah bagi pelaku seni dan budaya Kukar untuk tampil dikawasan tersebut, maka hal tersebut menjadi bagian untuk ikut mendorong pengembangan dan pelestarian seni dan budaya Kutai Kartanegara.
“Dampak lain diharapkan juga akan mampu menggerakkan roda ekonomi pelaku UMKM Tenggarong, karena dengan seringnya ada pertunjukkan maka akan menyedot animo masyarakat untuk datang menyaksikan langsung,” ungkapnya.(adv)

















