KUKAR : Perkembangan harga kebutuhan pokok di Pasar Mangkurawang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mulai mengalami penyesuaian setelah sempat melonjak saat momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
Pantauan pada Rabu (25/03/2026) menunjukkan kondisi pasar yang berangsur stabil meski masih diwarnai perubahan harga pada beberapa komoditas.
Sejumlah komoditas seperti cabai, bawang, hingga daging ayam tercatat mengalami perubahan harga yang cukup signifikan dibandingkan saat puncak Lebaran. Pergerakan ini dipengaruhi oleh mulai normalnya aktivitas distribusi barang.
Salah satu pedagang sayur, Siti, menyampaikan bahwa harga cabai kini berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp105.000 per kilogram, turun dari sebelumnya yang sempat melonjak tinggi.
Menurutnya, saat menjelang Lebaran harga cabai bahkan sempat mencapai Rp250.000 per kilogram, sehingga memberatkan pembeli.
“Sekarang sekitar seratus lima ribu. Kemarin sebelum Lebaran sampai Rp250 ribu sekilo,” ujarnya.
Ia menambahkan, penurunan harga mulai terjadi beberapa hari setelah Lebaran, seiring dengan pasokan yang kembali lancar di pasaran.
Meski demikian, ia belum dapat memastikan apakah harga tersebut akan bertahan, mengingat kondisi pasar masih belum sepenuhnya stabil.
Di sisi lain, pedagang sembako, Supriyono, menyebutkan bahwa harga bahan pokok relatif stabil meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan tipis.
Harga beras lokal justru turun dari Rp15.000 menjadi Rp14.000 per kilogram, sementara telur naik dari Rp57.500 menjadi Rp58.000 per piring, minyak goreng dari Rp20.000 menjadi Rp21.000 per liter, dan gula berada di angka Rp18.000 per kilogram.
Secara umum, kondisi harga pangan di Pasar Mangkurawang mulai stabil setelah lonjakan saat Lebaran. Namun, fluktuasi harga masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, tergantung pada distribusi dan ketersediaan stok.
“Harga masih bisa berubah-ubah, tapi sekarang sudah mulai normal lagi dibanding kemarin,” tutupnya. (*van)

















