KUKAR : Pesta Budaya Erau Adat Kutai Pelas Benua 2025 tidak hanya menghadirkan kemeriahan ritual adat dan hiburan rakyat. Tahun ini, olahraga tradisional (oltrad) juga diproyeksikan menjadi salah satu daya tarik utama yang sarat nilai edukasi.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar), Aji Ali Husni, menyebutkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan kompetisi empat cabang oltrad yang bakal dipertandingkan. Di antaranya gasing, belogo, dan menyumpit, sementara satu cabang lainnya masih menunggu finalisasi.
“Oltrad bukan hanya hiburan, tapi juga upaya menjaga warisan leluhur agar tetap hidup. Generasi muda harus tahu bahwa permainan tradisional ini adalah bagian dari identitas masyarakat Kutai,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).
Ali menegaskan, tahun ini jumlah cabang oltrad sengaja dipangkas agar pelaksanaan lebih fokus. Dengan begitu, masyarakat dapat menikmati pertandingan secara maksimal sekaligus memberi ruang lebih luas bagi komunitas yang aktif melestarikan olahraga tradisional.
Pertandingan sendiri rencananya dipusatkan di halaman parkir Pulau Kumala, salah satu lokasi favorit warga saat Erau berlangsung. Lokasi tersebut dipilih karena mampu menampung banyak penonton sekaligus memberikan atmosfer meriah yang khas.
Selain sebagai tontonan, oltrad juga diharapkan dapat menumbuhkan kembali kebanggaan masyarakat terhadap budaya lokal. Terutama di kalangan remaja, ajang ini dipandang penting sebagai sarana edukasi yang menyenangkan.
“Erau adalah milik kita semua. Dengan oltrad, kita ingin mengajak masyarakat, khususnya anak muda, untuk tidak melupakan akar budaya. Ini momentum kebersamaan sekaligus perayaan identitas kita sebagai orang Kutai,” tutupnya. (adv/and)

















