KUKAR : Pemerintah Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) terus menggencarkan pembangunan di sektor pertanian dengan memberikan bantuan alat mekanisasi pertanian (Alsintan) untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian.
Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik, menjelaskan bahwa saat ini Kukar telah memenuhi sekitar 43% kebutuhan beras di Kalimantan Timur dan mampu mencapai swasembada daging ayam. Namun, untuk sektor peternakan sapi, masih diperlukan upaya lebih agar dapat mencapai swasembada.
“Bantuan Alsintan ini diharapkan mampu mendukung para petani dalam mengolah lahan secara lebih produktif dan efisien,” ujar Taufik pada Jumat (8/11/2024).
Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi di beberapa wilayah, seperti banjir dan kekurangan air, yang dapat menghambat produktivitas sektor pertanian dan peternakan. Distanak berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menangani kendala tersebut, dengan fokus khusus pada wilayah Kelurahan Mangkurawang yang diproyeksikan menjadi pusat pertanian potensial.
Sebagai bagian dari misi ketiga pemerintah kabupaten, yaitu meningkatkan sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif, Distanak juga memperhatikan aspek sarana, prasarana, dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dalam pembangunan sektor pertanian di Kukar.
Taufik menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya mencakup Alsintan, tetapi juga penyediaan pupuk, bibit, irigasi, dan pengelolaan lahan yang ramah lingkungan.
“Dukungan ini bertujuan agar pertanian di Mangkurawang dan wilayah lainnya semakin modern, berkelanjutan, dan lebih efisien,” jelasnya.
Ia menambahkan, mekanisasi menjadi salah satu fokus utama dalam meningkatkan hasil pertanian di Kukar. Kelompok Tani Mangkurawang, misalnya, menjadi yang pertama menerima alat panen besar pada tahun 2017, sehingga memungkinkan proses panen yang lebih cepat dan efisien.
“Kami masih menghadapi sejumlah tantangan, khususnya dalam penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Namun, dengan upaya berkelanjutan ini, kami optimis bahwa pertanian di Kukar akan semakin maju,” pungkas Taufik. (adv/dk)

















