Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

Ketahanan Pangan Jadi Fokus Kecamatan Loa Janan, Sejumlah Desa Kembangkan Produk Unggulan

240
×

Ketahanan Pangan Jadi Fokus Kecamatan Loa Janan, Sejumlah Desa Kembangkan Produk Unggulan

Share this article
Camat Loa Janan, Hery Rusnadi. (Van/dutakaltimnews.com)
Camat Loa Janan, Hery Rusnadi. (Van/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Pemerintah Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui berbagai program produktif yang dijalankan pemerintah desa. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pengembangan potensi lokal menjadi salah satu upaya untuk menjaga keberlanjutan program sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, mengatakan hampir seluruh desa di wilayahnya telah menjalankan program ketahanan pangan dengan mengembangkan komoditas dan produk unggulan masing-masing. Potensi tersebut disesuaikan dengan kondisi serta kemampuan yang dimiliki setiap desa.

Salah satu pengembangan dilakukan di Desa Loa Duri Ilir melalui usaha peternakan kambing yang diarahkan pada produksi susu. Sementara itu, Desa Purwajaya mengembangkan kunyit hitam yang telah diolah menjadi produk kapsul dan mulai dipasarkan kepada masyarakat.

Menurutnya, pengembangan kunyit hitam di Purwajaya menunjukkan perkembangan positif. Produk tersebut mulai mendapatkan permintaan pasar, bahkan pesanan yang masuk terbilang cukup banyak sehingga memberikan peluang bagi pengembangan usaha ke depannya.

“Program ketahanan pangan di desa-desa tetap berjalan. Di Loa Duri Ilir ada pengembangan susu kambing, sedangkan di Purwajaya kunyit hitam sudah diolah menjadi kapsul dan mulai dipasarkan. Respons pasarnya juga cukup baik, pesanan yang masuk sudah lumayan banyak,” ujarnya, Kamis (5/11/2026).

Selain kedua desa tersebut, pengembangan potensi pangan juga dilakukan di Desa Tani Harapan melalui produksi madu kelulut. Kemudian, Desa Tani Bakti mengembangkan usaha peternakan ayam petelur sebagai salah satu sumber produksi pangan sekaligus peluang ekonomi masyarakat.

Ia menilai keberagaman program tersebut menjadi modal penting bagi desa dalam memanfaatkan potensi wilayahnya. Dengan pengembangan yang berkelanjutan, program ketahanan pangan diharapkan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Di luar sektor ketahanan pangan, Kecamatan Loa Janan juga tetap menjalankan berbagai program pelayanan masyarakat, termasuk penanganan stunting. Pelaksanaannya dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dengan melibatkan pemerintah desa, perangkat kecamatan, serta fasilitas pelayanan kesehatan.

Puskesmas turut mengambil peran dalam penanganan stunting melalui kegiatan yang menjangkau desa-desa sesuai wilayah kerja masing-masing. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar program kesehatan masyarakat tetap berjalan meskipun pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran.

Terkait target hingga akhir 2026, Ia mengaku belum menetapkan sasaran khusus di luar program yang telah berjalan. Kondisi keuangan saat ini membuat pemerintah kecamatan lebih mengutamakan pengawalan terhadap program prioritas agar pelaksanaannya tetap optimal.

Ia menegaskan, pihak kecamatan akan terus memastikan program Kukar Idaman Terbaik maupun kegiatan pembangunan yang dijalankan pemerintah desa dapat terlaksana sesuai perencanaan.

“Kami tidak memasang target khusus untuk akhir tahun ini karena harus menyesuaikan dengan kondisi keuangan. Yang terpenting, program Kukar Idaman Terbaik tetap kita kawal, begitu juga program-program desa agar bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Adv/Van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *