KUKAR: Kebakaran menghanguskan dua unit rumah warga di RT 005, Desa Tukung Ritan, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (27/10/2026) malam.
Selain dua rumah yang terbakar, satu rumah lainnya turut terdampak dan dua unit sepeda motor ikut hangus dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp235 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani, menyampaikan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 WITA.
Api pertama kali terlihat dari bagian ruang tengah rumah milik salah satu warga sebelum membesar dan merambat ke bangunan di sebelahnya.
“Api pertama kali terlihat dari ruang tengah rumah milik salah satu warga, kemudian membesar dan merambat ke rumah yang berada di sampingnya,” ujarnya.
Mengetahui adanya kebakaran, warga setempat langsung bergotong royong melakukan pemadaman dengan memanfaatkan tiga unit mesin alkon milik masyarakat Desa Tukung Ritan.
Upaya pemadaman kemudian dibantu tim Emergency Rescue Team (ERT) PT Bayan yang mengerahkan satu unit kendaraan pemadam kebakaran untuk mencegah api meluas ke bangunan lainnya.
“Pemadaman dilakukan bersama masyarakat setempat dan dibantu tim ERT PT Bayan. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.36 WITA,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, dua rumah dilaporkan hangus terbakar, sedangkan satu rumah lainnya mengalami dampak kebakaran. Selain itu, dua unit sepeda motor juga ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.
Kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp235 juta. Meski menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan kendaraan, kebakaran tersebut dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa.
Ia mengungkapkan, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Saat ini, penyebab munculnya api masih dalam penyelidikan pihak kepolisian untuk mengetahui faktor yang memicu terjadinya peristiwa tersebut.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kami berharap masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat bersama tim pemadam di lapangan menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke bangunan lain.
Fida mengimbau masyarakat untuk memperhatikan keamanan instalasi listrik dan berbagai sumber api di rumah, serta segera melaporkan kejadian kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
“Respons cepat masyarakat dan petugas sangat diperlukan untuk membantu mencegah api meluas dan meminimalkan kerugian akibat kebakaran,” pungkasnya. (Van)

















