Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Jago Merah Mengamuk di Kampung Baru, Tujuh Rumah Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp1 Miliar

352
×

Jago Merah Mengamuk di Kampung Baru, Tujuh Rumah Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp1 Miliar

Share this article
Kebakaran hebat di samping Jalan Al Jawahir dan Jalan AM Sangaji, RT 7, Kelurahan Kampung Baru. (Dok. Disdamkar Matan) Kukar)
Kebakaran hebat di samping Jalan Al Jawahir dan Jalan AM Sangaji, RT 7, Kelurahan Kampung Baru. (Dok. Disdamkar Matan) Kukar)
Example 468x60

KUKAR: Kobaran Si Jago Merah memecah keheningan dini hari di kawasan permukiman padat penduduk di samping Jalan Al Jawahir dan Jalan AM Sangaji, RT 7, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (17/7/2026) dini hari.

Sedikitnya sembilan rumah terdampak dalam peristiwa tersebut, dengan tujuh rumah hangus terbakar dan dua rumah lainnya mengalami kerusakan akibat jilatan api.

WhatsApp Image 2026 07 17 at 09.11.40

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.30 WITA itu membuat warga panik. Kobaran api dengan cepat membesar lantaran sebagian besar bangunan merupakan rumah berbahan kayu. Ditambah hembusan angin yang cukup kencang, api dengan mudah merambat ke rumah-rumah di sekitarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan sekitar 10 armada pemadam begitu menerima laporan dari masyarakat.

“Usai menerima laporan terkait adanya insiden kebakaran, kita langsung mengerahkan sekitar 10 armada untuk memadamkan api,” ujarnya.

Proses pemadaman sempat mengalami kendala karena pasokan air tidak berjalan lancar. Debit air sungai yang surut membuat petugas harus mengambil suplai air dari lokasi yang lebih jauh.

“Suplai air agak macet karena air sungai surut, sehingga kami harus mengambil air dari titik yang lebih jauh ke belakang,” jelas Fida.

Meski menghadapi hambatan tersebut, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sekitar pukul 03.00 WITA. Selanjutnya, proses pendinginan dilakukan hingga sekitar pukul 05.00 WITA guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada korsleting arus listrik.

“Belum diketahui penyebabnya karena apa, tapi dugaannya mungkin karena korsleting listrik,” katanya.

Sementara itu, Lurah Kampung Baru, Bayu Ramanda Baninugraha, mengungkapkan sebanyak tujuh kepala keluarga (KK) terdampak dalam musibah tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Meski demikian, kerugian material diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar. Seluruh harta benda milik warga yang berada di dalam tujuh rumah yang terbakar ikut hangus dilalap api.

“Tidak ada korban jiwa, tapi total kerugian bisa dikatakan di atas miliaran rupiah karena yang terbakar ini merupakan rumah-rumah orang lama dan ada yang beberapa kali direnovasi, sehingga terlihat seperti bangunan baru,” ungkapnya.

Untuk membantu para korban, pihak Kelurahan Kampung Baru telah membuka posko pengungsian sekaligus posko bantuan di sebuah toko perlengkapan bayi yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

“Kami membuka posko di Toko Bayi dan mempersilakan masyarakat yang ingin memberikan bantuan atau donasi kepada para korban kebakaran,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *