Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Hilang Sejak Jumat, Karyawan PT EAS Ditemukan Meninggal 16,9 Km dari Lokasi Tenggelam

209
×

Hilang Sejak Jumat, Karyawan PT EAS Ditemukan Meninggal 16,9 Km dari Lokasi Tenggelam

Share this article
Petugas Gabungan Saat Evakuasi Korban Tenggelam di perairan Sungai Belayan, Desa Long Lalang, Kecamatan Tabang. (Dok. Pos SAR Samarinda)
Petugas Gabungan Saat Evakuasi Korban Tenggelam di perairan Sungai Belayan, Desa Long Lalang, Kecamatan Tabang. (Dok. Pos SAR Samarinda)
Example 468x60

KUKAR: Seorang karyawan PT EAS, Marupa Siboalong (49), yang dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Belayan, Desa Long Lalang, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan pada hari kedua pelaksanaan operasi pencarian, Minggu (6/9/2026), sekitar pukul 09.00 Wita. Jasad Marupa ditemukan sejauh kurang lebih 16,9 kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Aries Setiawan, mengatakan korban ditemukan di titik koordinat 0°20’42.00”N 116°8’53.00”E setelah Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di permukaan Sungai Belayan.

“Korban yang kita cari atas nama Pak Marupa, usia 49 tahun, berhasil ditemukan sekitar pukul 09.00 Wita. Jarak penemuan dari lokasi kejadian kurang lebih 16,9 kilometer ke arah hilir,” ujarnya.

Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi jasad korban menuju Puskesmas Ritan Baru, Kecamatan Tabang.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan pada pukul 10.30 Wita. Seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.

“Dengan ditemukannya korban, pimpinan melalui Pos SAR Samarinda menyatakan operasi SAR ditutup. Seluruh unsur SAR Gabungan kembali ke satuannya masing-masing dan melanjutkan kesiapsiagaan,” katanya.

Dalam pelaksanaan operasi pencarian, Tim SAR Gabungan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya arus Sungai Belayan yang cukup kencang serta adanya potensi hewan buas di sekitar lokasi pencarian.

Operasi SAR tersebut melibatkan Tim Rescue Pos SAR Samarinda, BPBD Kukar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek Kembang Janggut, sejumlah perusahaan di wilayah Tabang, warga sekitar, hingga keluarga korban.

Aries juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah terlibat dan memberikan dukungan selama proses pencarian berlangsung.

“Terima kasih sebesar-besarnya atas sinergi, kerja sama, dan dukungan seluruh unsur selama operasi SAR dilaksanakan,” pungkasnya.(*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *