KUKAR: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) pada Kamis (4/9/2025) yang di gelar di gedung serbaguna Disdikbud Kukar.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo mengatakan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kembali kecintaan dan kebanggaan terhadap bahasa Kutai. Melalui bimbingan guru, anak-anak dilatih menggunakan bahasa Kutai yang baik dan benar, sekaligus mengingatkan mereka pada ragam bahasa Kutai yang beragam, seperti Kutai pesisir, penghuluan, Sebulu, Kota Bangun, hingga Tenggarong.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para guru dan pembimbing yang telah mendampingi peserta, sehingga para peserta dapat tampil dengan penuh semangat,” ucapnya.
Puji menegaskan bahwa penampilan para siswa adalah bentuk keberhasilan, meski pada FTBI tahun 2024 lalu sempat muncul perbedaan persepsi juri mengenai bahasa Kutai yang ditampilkan. Kegiatan ini diikuti para siswa, guru pembimbing, serta penampil dari berbagai sekolah, dengan dukungan Kantor Bahasa dan Dirjen Pendidikan.
“Untuk adik-adik yang kemarin merasa kecewa dengan hasil penilaian juri, saya ingin menegaskan kalian tidak gagal, kalian tidak kalah. Justru kalian luar biasa karena sudah tampil di panggung, menunjukkan kebanggaan kita atas bahasa Kutai. Itu adalah kemenangan tersendiri bagi kita semua”, ujarnya.
Puji berharap dengan adanya kegiatan ini, bahasa Kutai tetap lestari dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta juga diminta untuk terus bersemangat, tidak berkecil hati, serta menjadikan FTBI sebagai sarana kebanggaan terhadap identitas dan warisan budaya Kutai. (*van/adv)

















