KUKAR: Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025, dimeriahkan 280 peserta dari tingkat SD dan SMP, kegiatan ini dirangkai sejumlah lomba seperti tingkilan, tarsul dan tari jepen kreasi. Kegiatan digelar di ruang serbaguna Disdikbud Kukar mulai 4-5 September 2025. FTBI merupakan program nasional rutin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melestarikan bahasa ibu.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara , Puji Utomo menjelaskan bahwa FTBI tahun ini kembali digelar di Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan ini merupakan program nasional yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga puncaknya di Jakarta pada April tahun depan.
“FTBI bertujuan untuk melestarikan bahasa ibu, salah satunya bahasa Kutai yang memiliki beragam dialek di tiap daerah, seperti di Kutai Barat, Kutai Timur, Samarinda, Balikpapan, hingga Kutai Kartanegara. Melalui kegiatan ini, anak-anak dibiasakan untuk bertutur bahasa Kutai dengan benar sesuai ragam dan kekhasannya,” ujar Puji usai membuka FTBI Kamis (4/9/2025).
Pada FTBI 2025 di Kukar, lomba yang dipertandingkan meliputi tingkilan, tarsul, jepen, dan lagu daerah. Para pemenang pada lomba ini nantinya akan melanjutkan perjuangan ke tingkat provinsi, bersaing dengan penutur bahasa Kutai dari daerah lain seperti Kutai Timur, Kutai Barat, Samarinda dan Balikpapan.
Dengan terselenggaranya FTBI, diharapkan generasi muda Kutai semakin mencintai dan melestarikan bahasa daerah sebagai warisan budaya bangsa.
“Harapan kami lewat lomba ini, dapat melestarikan bahasa dan budaya daerah. Dimulai dari generasi muda,” pungkasnya (*van/adv)

















