KUKAR : Dalam upaya mengembangkan wisata berbasis komunitas, objek wisata Bukit Mahoni di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, terus berinovasi memperkaya pengalaman pengunjung dengan berbagai program pendukung.
Ketua Pokdarwis Mentari, Lucky Anisa, mengungkapkan bahwa kawasan hutan Mahoni kini dilengkapi 10 gazebo gratis berkat bantuan dari Bank Indonesia. Gazebo ini disediakan untuk kenyamanan pengunjung tanpa dipungut biaya tambahan.
Selain itu, tersedia pula stand kuliner tradisional serta Lembaga Keuangan Mikro (LKM) di sekitar area wisata. Salah satu program andalan Bukit Mahoni adalah Pasar Tradisional (Pastra), yang rutin digelar setiap Minggu pagi. Pasar ini menghadirkan beragam makanan khas dari berbagai suku di Desa Bangun Rejo dan ditempatkan di luar gerbang wisata, sehingga masyarakat dapat mengaksesnya tanpa perlu membeli tiket masuk.
Dalam bidang seni, Bukit Mahoni juga membangun Panggung Kreasi Seni yang terbuka bagi pelaku seni lokal. “Siapa pun yang memiliki bakat seni dipersilakan untuk tampil dan mengisi acara di panggung ini,” ujar Lucky, Sabtu (26/4/2025).
Tak ketinggalan, program Mahoni Menyala yang digelar setiap malam Minggu menjadi daya tarik tersendiri. Awalnya ditujukan untuk generasi muda, program ini ternyata berhasil menarik minat dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Untuk menikmati seluruh fasilitas Bukit Mahoni, pengunjung dikenakan tiket masuk seharga Rp5.000 per orang, dengan tarif parkir kendaraan roda dua Rp2.000, mobil Rp5.000, dan bus Rp30.000. Bukit Mahoni buka setiap Selasa hingga Minggu, pukul 09.00–17.00, dan khusus Minggu dibuka lebih awal pukul 07.00 untuk mendukung pelaksanaan Pasar Tradisional.
“Kami berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir, sehingga keberadaan Bukit Mahoni benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” ujar Lucky.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M. Ridha Fatrianta, mengapresiasi inovasi dan gebrakan baru yang dilakukan Pokdarwis Mentari. Menurutnya, upaya ini sangat positif untuk menarik minat wisatawan yang ingin menikmati pengalaman wisata yang berbeda.
Sebagai bentuk dukungan, Dinas Pariwisata Kukar turut membantu penyediaan sarana pendukung seperti lampu dan tempat duduk, guna menambah kenyamanan pengunjung saat menikmati suasana Bukit Mahoni sambil mencicipi jajanan tradisional.
“Semoga ke depannya Bukit Mahoni semakin sukses dalam mengembangkan potensi wisatanya,” ungkapnya. (Adv/dk)

















