Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIAL

DPU Kukar Genjot Proyek Infrastruktur, Jembatan Besi Baru Jadi Prioritas 2025

187
×

DPU Kukar Genjot Proyek Infrastruktur, Jembatan Besi Baru Jadi Prioritas 2025

Share this article
Kepala Bidang Bina Marga DPU Kukar, Linda Juniarti (dk)
Kepala Bidang Bina Marga DPU Kukar, Linda Juniarti (dk)
Example 468x60

KUKAR : Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memacu serapan anggaran dan progres fisik berbagai proyek infrastruktur pada 2025. Hingga pekan lalu, serapan anggaran di Bidang Bina Marga telah mencapai 35 persen, dengan realisasi fisik di lapangan sekitar 50 persen.

Kabid Bina Marga DPU Kukar, Linda Juniarti, mengatakan bahwa persentase tersebut kemungkinan sudah meningkat pada pekan ini seiring berjalannya proses administrasi dan pencairan pembayaran dari sejumlah paket pekerjaan.

“Beberapa paket sudah melakukan SPP (Surat Permintaan Pembayaran) dan SPM (Surat Perintah Membayar). Kalau dihitung material on site mungkin lebih dari itu, tetapi kami tidak memprogress material di lokasi. Meski demikian, ketersediaan material menjadi indikasi bahwa penyedia serius menyelesaikan pekerjaannya,” ujar Linda, Jumat (8/8/2025).

Salah satu proyek besar yang menjadi fokus tahun ini adalah pembangunan jembatan baru di sebelah Jembatan Besi Tenggarong. Proyek strategis ini diproyeksikan mampu mengurai kemacetan di pusat kota yang kian padat.

“Untuk pembangunan Jembatan Besi, proses review desain sudah selesai. Saat ini kami memasuki tahap persiapan teknis. Pengadaan pancang sudah dilakukan, sebagian spun pile telah tiba di lokasi, dan alat pemancang juga tersedia,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, akan dilakukan proses penyetelan sebelum pemancangan dimulai. Linda menegaskan, pembangunan jembatan ini vital untuk menopang arus kendaraan yang terus meningkat di Tenggarong.

Selain proyek jembatan, enam ruas jalan prioritas juga tengah digarap. Di antaranya pelebaran Jalan Musa bin Salim, Jalan Maduningrat, Jalan Monumen Barat, perbaikan Jalan A.P. Pranoto, dan peningkatan Jalan Usaha Tani di kawasan Pasar Mangkurawang. Semua proyek ini terbagi dalam beberapa paket pekerjaan dengan alokasi anggaran sesuai skala dan kebutuhan.

“Total anggaran untuk proyek infrastruktur di wilayah Tenggarong mencapai Rp114,8 miliar,” kata Linda.

Meski sebagian besar proyek telah berjalan, dua ruas jalan yakni Jalan Danau Melintang dan Jalan Danau Murung masih menunggu penyelesaian proses tender. Jalan Danau Melintang menjadi prioritas karena kerap menimbulkan kemacetan akibat jalan sempit dan aktivitas warga di tepi jalan, seperti pedagang kaki lima dan parkir liar.

“Untuk Jalan Melintang, kami sudah memulai dari pembangunan drainase meski ukurannya terbatas. Karena anggaran terbatas, overlay aspal belum bisa dilakukan tahun ini. Bagian jalan yang dilebarkan menggunakan beton, sementara badan jalan lama masih aspal. Idealnya, keduanya dilapisi aspal agar rata dan tahan lama,” ungkapnya.

Linda menjelaskan, perbedaan material aspal dan beton dapat memicu kerusakan jika tidak dikelola dengan baik. Selain faktor ketahanan, kenyamanan berkendara juga menjadi pertimbangan penting.

“Aspal lebih nyaman dilalui karena permukaannya halus, tapi daya tahannya memang lebih rendah jika tidak dipadukan dengan material berkualitas,” ujarnya.

DPU Kukar menargetkan seluruh proyek infrastruktur tahun ini berjalan tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Linda memastikan pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan proyek agar konektivitas antarwilayah semakin baik dan mendukung aktivitas ekonomi.

“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan hasil pembangunan, baik dari sisi kelancaran lalu lintas maupun peningkatan kualitas infrastruktur di Kukar,” pungkasnya. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *