KUKAR : Dalam 17 program dedikasi Kukar Idaman Terbaik, ada 3 program yang diarahkan langsung kepada desa dan Kelurahan, yakni program ke 13 RT Ku-Terbaik, program ke 15 Rp 100 Milyar bagi Kawasan Perdesaan Idaman Terbaik dan program ke 17 Permukiman Idaman Terbaik.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar sebagai OPD teknis siap melaksanakan program-program tersebut.
Hal ini disampaikan Kepala DPMD Kukar Arianto, usai menghadiri pidato pertama Kepala Daerah tentang VISI dan MISI Kepala Daerah Masa Jabatan Tahun 2025 – 2030, di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar, Senin (30/6/2025).
“Program Kukar Idaman Terbaik banyak yang diarahkan langsung kepada desa dan Kelurahan, tentu kami DPMD Kukar siap melaksanakan dan mengawal, ” ujar Arianto.
Pada program RT Ku-Terbaik, yakni, program kelanjutan dari Program 50 juta per RT yang ditingkatkan menjadi 150 Juta Per-RT. Adapun program ini diarahkan pada penguatan hubungan sosial kemasyarakatan, keamanan, keagamaan, bina lingkungan, prasarana dan sarana umum pada skala RT, serta memperkuat penyediaan data administrasi kependudukan yang lebih aktual dan valid yang dikemas dalam program-program swakelola tematik sesuai dengan hasil musyawarah RT yang sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.
Adapun bentuk kolaborasi pelaksanaannya dengan memberikan bantuan operasional pada Babinsa dan Babinkamtibmas dan penguatan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), program ini akan diperkuat pula dengan Program 1 juta Per KK, yang dibentuk dalam sebuah kegiatan kemasyarakatan secara harmoni untuk menjaga dan memperkuat kepedullian antar sesama dalam menjaga ketahanan sosial yang lebih tangguh di tengah masyarakat.
“Poin yang paling nyata disampaikan adalah bagaimana salah satu program bantuan berbasis RT dari sebelumnya Rp 50 juta kini menjadi Rp 150 juta. Tentu ini memerlukan konsep yang baik, pengawalan yang baik, terus nanti kolaborasi yang baik disemua pihak untuk bisa mengawal dana Rp 150 juta per RT agar bisa tepat sasaran, bermanfaat dan berdampak pada masyarakat, ” ungkap Arianto.
Kemudian, program 100 Milyar bagi Kawasan Perdesaan Idaman Terbaik, yakni ditujukan untuk memberikan ruang kepada pemerintah desa, dalam rangka memperkuat kolaborasi pembangunan berbasis potensi kewilayahan, dengan mendorong kerjasama antar desa yang terbentuk dalam kawasan perdesaan yang didesain secara tematik dan bertahap, adapun program ini diintegrasikan dengan peningkatan kualitas layanan infratsruktur wilayah yang lebih fokus dan berkeadilan.
“Termasuk juga yang disampaikan ada kawasan pembangunan pedesaan yang akan dibiayai sebesar Rp 100 Miliar per tahun, ini nantinya kita akan detailkan berkolaborasi dengan OPD terkait, misalnya Bappeda seperti apa tekhnis, mekanisme dan implementasi pelaksanaannya, tentu kami DPMD Kukar siap melaksanakan, ” tutur Arianto.
Berikutnya, program Permukiman Idaman Terbaik, yakni fasilitasi penyediaan rumah rakyat yang murah dan layak yang diiringi dengan meningkatkan kualitas permukiman di seluruh wilayah Kutai Kartanegara dengan kegiatan utama peningkatan kualitas jalan lingkungan, penyediaan penerangan jalan umum, perluasan cakupan air bersih, penyediaan energi terbarukan, rumah ibadah, drainase, dan ruang terbuka hijau/taman/permakaman. Program ini juga diintegrasikan dalam perluasan Program Terang Kampongku dan Program Air Bersih Desa.
Ia menambahkan, program ini termasuk didalamnya program terang kampungku masih dilanjutkan, dan laporan kami bahwa untuk listrik secara umum di 193 desa dan 44 Kelurahan sudah 100 persen, namun kita masih menemukan ada beberapa titik lokasi, misalnya dusun, RT kemudian ada wilayah-wilayah terpencil lainnya yang masih perlu optimalisasi pembangunan jaringan listrik.
“Sehingga program listrik desa atau terang kampungku masih masuk, kemudian air bersih desa kemarin laporan terakhir berkisar di angka 80-90 persen terealisasi di program Kukar Idaman sebelumnya, maka akan kita tuntaskan di Program Kukar Idaman Terbaik karena air bersih ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat, ” tandasnya. (Rd/Adv)

















