KUKAR: Pemerintah Desa Semangko, Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), berencana mengembangkan potensi kawasan wisata pantai dan agrowisata untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Potensi bisnis di bidang pariwisata dianggap sangat menjanjikan.
Kepala Desa Semangko, Ansar. K, mengatakan bahwa ada dua potensi wisata yakni wisata pantai dan agrowisata. Dua wisata ini memungkinkan untuk dikembangkan. Saat ini, wisata Pantai Semangko sudah berjalan dan dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat.
“Wisata Pantai Semangko sudah berjalan lama, namun nantinya akan dikelola oleh desa dengan melibatkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan masyarakat,” ucap Ansar kepada media pada Rabu (22/5/24).
Pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Dinas Pariwisata, dalam mengembangkan sektor pariwisata. Mereka akan memanfaatkan potensi alam dengan manajemen yang baik.
Selain mengembangkan wisata pantai, Pemerintah Desa Semangko juga berencana membuat lahan pertanian dengan konsep agrowisata. Dengan luas lahan pertanian sekitar 1.000 hektar, Ansar yakin bahwa pengelolaan yang baik dapat memberikan manfaat besar.
“Jadi, luasan lahan yang ada ini bukan hanya untuk pertanian saja. Fokusnya memang pertanian, tapi kita kelola dengan konsep agrowisata,” ujarnya.
Kalau objek wisata ini dikelola dengan baik, pastinya dapat memikat daya tarik pengunjung. Untuk itu, dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kreatif.
“Kami terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata semaksimal mungkin guna mempromosikan wilayahnya secara luas dan menunjukkan potensi yang luar biasa. Karena usaha di bidang pariwisata sangat memberikan manfaat, terutama terhadap wilayah dan masyarakat setempat, sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” tutupnya (adv/dk1)

















