KUKAR : Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) tengah mematangkan persiapan untuk kegiatan budaya bertajuk Etam Begenjoh yang dijadwalkan akan digelar pada 24 Mei mendatang di Kota Malang. Hal ini disampaikan Plt. Kabid Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, Minggu (4/5/2025).
Ivan mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan serangkaian rapat intensif dengan para mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami akan menggelar Zoom Meeting bersama anak-anak Kukar yang saat ini berada di Malang besok Senin (5/5/2025). Rapat ini penting untuk finalisasi konsep acara, rundown kegiatan, hingga pemilihan kelompok seni yang akan diberangkatkan,” jelas Awang.
Menurutnya, pematangan persiapan sangat krusial mengingat waktu pelaksanaan semakin dekat. Rencananya, pada hari berikutnya akan dilangsungkan diskusi lanjutan untuk menentukan kelompok seni mana saja yang siap tampil membawa nama daerah dalam ajang tersebut.
Awang menambahkan, saat ini fokus utama adalah menyusun konsep acara secara menyeluruh bersama para mahasiswa di Malang. Setelah semua hal teknis dirampungkan, barulah Dinas Pariwisata akan mulai melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam rapat koordinasi.
“Setiap OPD akan memiliki perannya masing-masing. Misalnya Dispora akan menangani olahraga tradisional, sementara Dinas Pendidikan akan berkontribusi melalui penyediaan juri untuk lomba musik tradisional Kutai,” ujarnya.
Selain itu, peran lembaga pendidikan dan UKM juga akan dimaksimalkan, seperti menyediakan layanan-layanan khas daerah, salah satunya adalah pijat tradisional yang menjadi daya tarik tersendiri dalam event budaya.
Ivan menekankan bahwa kolaborasi antarsektor menjadi kunci suksesnya kegiatan ini. Ia berharap setelah konsep dan rundown acara selesai, koordinasi lintas instansi bisa berjalan lancar sehingga Etam Begenjoh dapat membawa citra positif Kukar di luar daerah.
“Kegiatan ini adalah bentuk promosi budaya dan potensi Kukar. Kami ingin menampilkan yang terbaik, bukan hanya dari sisi seni, tapi juga kolaborasi dan kekompakan seluruh elemen yang terlibat,” tutupnya. (adv/dk)

















