Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Disdikbud Kukar Kembalikan Sekolah Enam Hari, Full Day Dinilai Belum Didukung Sarana Memadai

291
×

Disdikbud Kukar Kembalikan Sekolah Enam Hari, Full Day Dinilai Belum Didukung Sarana Memadai

Share this article
SMP Negeri 2 Tenggarong (Dok. Andri/dutakaltimnews.com)
SMP Negeri 2 Tenggarong (Dok. Andri/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi memberlakukan kembali sistem pembelajaran enam hari, Senin hingga Sabtu, mulai semester tahun ajaran 2026/2027.

Kebijakan tersebut diambil setelah hasil evaluasi menunjukkan penerapan full day school belum efektif karena belum didukung sarana dan prasarana yang memadai di sekolah.

Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah melalui Kepala Bidang Pendidikan SMP, Emy Rosana Saleh, mengatakan keputusan tersebut didasarkan pada hasil pengamatan di lapangan serta kajian dari berbagai jurnal mengenai pelaksanaan full day school.

Menurutnya, pembelajaran seharian penuh membutuhkan fasilitas pendukung agar peserta didik tetap nyaman dan mampu berkonsentrasi selama berada di sekolah.

“Kalau full day school tidak didukung sarana dan prasarana yang memadai, justru membuat peserta didik sulit fokus dalam mengikuti pembelajaran,” ujarnya Senin (13/7/2026).

Emy menjelaskan, di sejumlah negara yang menerapkan sistem full day school, sekolah telah menyediakan makan siang yang dikelola langsung oleh sekolah, serta ruang istirahat yang memungkinkan siswa tidur siang sebelum kembali mengikuti pelajaran.

Sementara itu, kondisi tersebut belum tersedia di sebagian besar sekolah di Kukar. Bahkan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga belum menjangkau seluruh sekolah sehingga belum dapat menjadi penopang pelaksanaan full day school.

“Bukan karena sarana belum merata, tetapi memang belum ada fasilitas yang memadai untuk mendukung full day school. Tempat istirahat untuk siswa juga belum tersedia,” jelasnya.

Atas pertimbangan tersebut, Disdikbud Kukar memutuskan mengembalikan pola belajar menjadi enam hari dalam sepekan agar siswa dapat memperoleh waktu istirahat yang cukup di rumah bersama keluarga.

Selain itu, hari Sabtu juga dimanfaatkan sebagai Hari Belajar Guru sesuai ketentuan dari Kementerian Pendidikan, sehingga proses peningkatan kompetensi tenaga pendidik tetap berjalan.

“Mulai semester ini pembelajaran kembali dilaksanakan dari Senin sampai Sabtu,” tegas Emy.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Tenggarong, Yunus, mengungkapkan bahwa evaluasi terhadap penerapan full day school menunjukkan sistem tersebut belum berjalan efektif di sejumlah sekolah.

Menurutnya, meski siswa pulang lebih sore, belum semua sekolah memiliki program yang optimal untuk mendukung aktivitas lanjutan setelah jam belajar.

Di SMP Negeri 2 Tenggarong sendiri, para guru tetap memanfaatkan waktu setelah siswa pulang untuk mengikuti kegiatan Teacher Learning Community (TLC) atau Professional Learning Community. Dalam forum tersebut, guru berdiskusi mengenai metode pembelajaran, menyusun modul, perangkat ajar, serta mengevaluasi hasil pembelajaran di setiap kelas.

“Kami menggunakan waktu sekitar 30 sampai 40 menit setelah siswa pulang untuk diskusi antar guru. Kami mengevaluasi materi, metode pembelajaran, hingga kendala yang dihadapi di setiap kelas,” kata Yunus.

Ia menambahkan, mulai tahun ajaran 2026/2027 seluruh guru juga telah menerapkan sistem absensi daring menggunakan pemindaian wajah sesuai kebijakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Sistem tersebut menjadi bagian dari penghitungan pemenuhan jam kerja guru yang mencapai 37 jam 30 menit setiap pekan.

Terkait pelaksanaan pembelajaran enam hari, Yunus mengatakan SMP Negeri 2 Tenggarong langsung menerapkannya sejak awal semester. Karena Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berlangsung hingga Jumat, kegiatan pada Sabtu akan diisi dengan agenda pembentukan organisasi kelas, penyusunan kesepakatan belajar bersama wali kelas, pembagian Chromebook, serta berbagai kegiatan persiapan sebelum pembelajaran reguler dimulai secara penuh pada pekan berikutnya. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *